LANGKAT,Teropong Barat.com| Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH, menegaskan komitmennya untuk mengawal hak masyarakat terdampak bencana. Hal itu disampaikannya saat menemui ratusan korban banjir yang menggelar aksi penyampaian aspirasi terkait bantuan pemerintah pusat di Stabat, Selasa (21/4/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Didampingi jajaran pimpinan DPRD dan Kapolres Langkat, Bupati terlebih dahulu menggelar mediasi tertutup dengan perwakilan massa di ruang kerjanya sebelum berdialog langsung dengan warga di Alun-alun T. Amir Hamzah.
*Tuntut Transparansi dan Pemerataan*
Massa yang berasal dari Kecamatan Tanjung Pura, Padang Tualang, Gebang, Sei Lepan, dan Babalan ini menyuarakan keluhan terkait distribusi bantuan yang dinilai tidak merata. Mereka mendesak pemerintah melakukan pendataan ulang karena masih banyak warga terdampak yang belum tersentuh bantuan pusat.
“Kami ingin keadilan. Masih banyak kawan-kawan di lapangan yang rumahnya terendam namun datanya tidak masuk,” ungkap salah satu koordinator aksi dalam orasinya.
*Langkah Konkret Pemkab*
Merespons tuntutan tersebut, Syah Afandin mengapresiasi cara penyampaian aspirasi masyarakat yang berjalan tertib. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat tidak akan tinggal diam.
“Pemerintah Kabupaten Langkat akan bersama-sama memperjuangkan hak para korban banjir. Kita akan lakukan pendataan ulang bagi warga yang belum terakomodir. Prinsipnya, yang sudah menerima tidak akan didata kembali agar tidak tumpang tindih,” tegas Syah Afandin di hadapan massa.
Tak hanya pendataan di tingkat daerah, Bupati juga menjanjikan langkah strategis dengan memfasilitasi perwakilan massa untuk berangkat ke Jakarta.
“Kita upayakan koordinator aksi bisa bertemu langsung dengan Menteri Sosial. Tujuannya agar aspirasi ini didengar langsung oleh pusat. Mari kita kawal bersama proses ini,” tambahnya.
*Kehadiran Tokoh Kunci*
Kegiatan ini turut dikawal ketat oleh pihak kepolisian guna memastikan situasi tetap kondusif. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD Langkat Sribana Br. Perangin Angin, para Wakil Ketua DPRD, Sekda Langkat H. Amril, serta jajaran Kepala Dinas terkait seperti Dinas Sosial, BPBD, dan Kominfo.
Usai mendengarkan penjelasan Bupati, massa membubarkan diri dengan tertib sembari menunggu tindak lanjut dari proses pendataan ulang yang dijanjikan.
Pewarta: Lufti

















































