Aksi Kolektif KOPI Serukan 5 Tuntutan Rakyat di Peringatan Hari Bumi, Hari Buruh, dan Hari Pendidikan

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:59 WIB

4011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Surabaya// Teropongbarat.com PERNYATAAN SIKAP: HIDUP RAKYATSemarak dan semangat kolektif rakyat dalam rangka estafet aksi positif ini lahir dari kesadaran mendalam bahwa situasi geopolitik global dan regional berpotensi sewaktu-waktu menyalakan alarm “BAHAYA”. Ancaman ini mengganggu keseimbangan di setiap lini kehidupan, baik dalam aspek sosial, pendidikan, maupun lingkungan.Kondisi ini merupakan representasi nyata dari tumpang tindih isu ekonomi, sosial, politik, budaya, hingga pelestarian lingkungan. Hal ini muncul sebagai residu dari konflik global yang kini bergerak menuju spekulasi baru, di mana pertarungan tidak lagi melulu soal senjata, melainkan upaya mereduksi nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri.

 

Oleh karena itu, momen ini menjadi titik refleksi bagi setiap individu untuk menentukan langkah nyata dalam memperjuangkan nilai-nilai luhur. Setiap insan dipanggil untuk menjadi pejuang yang memerdekakan pikiran dan berkarya nyata demi masyarakat serta lingkungan, sebagai jawaban atas eksistensi keberadaan manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Perayaan tiga momentum penting ini—Hari Bumi, Hari Buruh, dan Hari Pendidikan Nasional—diharapkan menjadi pengingat akan nilai-nilai kerakyatan yang sakral. Ini adalah wujud nyata bahwa aksi kecil, jika dilakukan bersama, akan memberikan dampak dan energi positif bagi seluruh rakyat.

 

Refleksi Tiga Momentum Bersejarah

 

1. Peringatan Hari Bumi (22 April)

Hari Bumi menjadi panggilan serius untuk terus melindungi lingkungan hidup. Melalui gerakan pengurangan plastik sekali pakai, penghijauan, dan penghematan energi, kita menegaskan sikap tegas dalam melawan krisis iklim. Bumi adalah rumah bersama yang wajib dijaga dan dilestarikan untuk seluruh makhluk hidup.

 

2. Peringatan Hari Buruh (1 Mei / May Day)

Sejarah mencatat, gerakan buruh bermula dari aksi ratusan ribu pekerja di Chicago, AS, pada 1 Mei 1886 yang menuntut standar kerja yang layak. Tragedi di Lapangan Haymarket menjadi pengingat abadi yang kemudian ditetapkan oleh Kongres Sosialis Internasional sebagai Hari Buruh Sedunia. Perjuangan ini berorientasi pada pemenuhan hak pekerja: menolak upah murah, menuntut jam kerja yang manusiawi, jaminan keselamatan, kebebasan berserikat, serta hak-hak ekonomi yang layak.

 

3. Hari Pendidikan Nasional (2 Mei)

Di era kolonial, akses pendidikan sangat dibatasi dan hanya dinikmati oleh kalangan tertentu. Namun, semangat perlawanan yang dipelopori oleh Ki Hajar Dewantara dan kawan-kawan membuka jalan menuju pembebasan dan pemerataan pendidikan. Mereka meyakini bahwa setiap warga negara, termasuk rakyat miskin, memiliki hak atas pendidikan yang setara dan layak. Lahirnya Taman Siswa pada 1922 menjadi bukti nyata perjuangan mencerdaskan bangsa tanpa memandang status sosial.

 

Estafet Gerakan Perjuangan

 

Estafet gerakan positif ini harus terus kita suarakan melalui aksi nyata yang berdampak. Mari kita jaga agar api perjuangan ini terus menyala, sehingga generasi muda memahami dan turut serta dalam barisan yang peka serta berempati terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan politik saat ini.

 

Melalui semangat solidaritas kelas pekerja dan seluruh elemen kemanusiaan, mari terus perjuangkan hak-hak rakyat. Hal ini mencakup kesejahteraan pekerja, akses pendidikan yang setara, serta kelestarian lingkungan hidup yang terjaga.

 

PERNYATAAN SIKAP

 

Kami dari organisasi massa rakyat yang tergabung dalam naungan organisasi payung KOPI (Komunitas Pemuda Independent) yang masih setia di garis perjuangan rakyat, dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut:

 

1. Lestarikan Alam & Stop Eksploitasi Bumi.

2. Sahkan Undang-Undang Tenaga Kerja yang berpihak pada kaum pekerja demi kesejahteraan buruh.

3. Pendidikan Gratis dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK hingga Universitas bagi anak buruh, tani, dan kaum miskin kota dengan standar yang ilmiah dan objektif.

4. Tanah untuk Rakyat.

5. Beri Perlindungan Anak Perempuan & Kesetaraan Gender.

 

Salam Perjuangan!

 

Surabaya, 2 Mei 2026

 

Habib Murari

Ketua KOPI (Komunitas Pemuda Independent)

 

Organisasi yang tergabung dalam naungan KOPI:

 

1. PESAN (Perserikatan Seni Nasional)

2. ARTIS (Arek Pasar Tradisional)

3. IWR (Ikatan Warga Rusun)

4. Ortu Siswa

5. BATARA (Barisan Pelajar Nusantara)

6. WANADHARA (Lestarikan Alam & Lestarikan Budaya)

7. MAPALA BAWANA UNISBA BLITAR

8. DASAPALA

9. Arek-Arek Nusantara

Redaksi//

Teropongbarat.com 

Asis

Berita Terkait

Polsek Taman bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan perusakan makam Mbah Dirjo Joyo
Laporan Dana Hibah Dewan Bangkalan Jalan di Tempat Aktivis: APH Jangan Jadikan Kasus Sebagai Ladang Bisnis!
Polres Gresik Gelar Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Elemen Masyarakat Diajak Jaga Kondusivitas Daerah
Sinergi TNI dan Rakyat Percepat Pembangunan Kembali Jembatan Aramco di Desa Bair
Peduli Sosial Satgas Yonif 521/DY Hadir Dalam Pembersihan Lingkungan di Kampung Muaranawa
Apel Besar Sabuk Kamtibmas 2026 Polresta Banyuwangi Satukan Elemen Masyarakat Jaga Keamanan
Polresta Denpasar Serahkan 26 WNA ke Imigrasi, Tindak Lanjut Dugaan Penyekapan di Kedonganan
Memperkuat Sinergitas: Lembaga dan Media Kunjungi Koramil Singojuruh

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:34 WIB

Warga Kritis Meninggal Saat Ditandu ke RS, Buruknya Akses Jalan di Gayo Lues Kembali Makan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 03:16 WIB

PT Rosin Trading Internasional Kian Disorot karena Masalah Izin, Limbah, dan Dugaan Ketidaksinkronan Data Ekspor

Selasa, 28 April 2026 - 03:57 WIB

Penegakan Hukum di Gayo Lues Dinilai Timpang, PT Rosin Trading Internasional Didesak Ikut Diperiksa Polda Aceh

Selasa, 28 April 2026 - 02:20 WIB

Belum Ada Izin, Produksi Tetap Jalan dan Limbah Diduga Mengalir: PT Rosin Trading Internasional di Gayo Lues Didesak Ditertibkan

Minggu, 26 April 2026 - 22:37 WIB

Dokumen Resmi dan Temuan Lapangan Mengarah pada Dugaan Ketidakpatuhan PT Rosin Internasional

Sabtu, 25 April 2026 - 21:28 WIB

Kapolsek Blangkejeren Sampaikan Terima Kasih atas Dedikasi TNI dalam Mendukung Keamanan di Wilayah Hukum Polres Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 19:51 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Kamis, 23 April 2026 - 00:21 WIB

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Berita Terbaru