Dampak Blackout Sumatera: Wakil Sekretaris DPD KNPI Langkat Kecam Layanan PLN,Minta Tanggung Jawab atas Kerugian Masyarakat

TEROPONG BARAT LANGKAT

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:25 WIB

4097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Foto Istimewa Wakil Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Langkat Muhammad Nafi Spd

Dokumentasi Foto Istimewa Wakil Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Langkat Muhammad Nafi Spd

LANGKAT,Teropong Barat.com- Pemadaman listrik massal (*blackout*) yang melanda wilayah Sumatera telah memasuki durasi lebih dari 24 jam. Di Kabupaten Langkat, hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 20.30 WIB, listrik di sejumlah titik masih belum pulih sepenuhnya. Kondisi ini memicu gelombang kekecewaan dari berbagai pihak, salah satunya datang dari Wakil Sekretaris DPD KNP Kabupaten Langkat, Muhammad Nafi, S.Pd.

Nafi mengutuk keras pemadaman berulang yang berdampak sistemik terhadap ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta sektor pelayanan publik.

Ia menilai, pemadaman tanpa pemberitahuan sebelumnya ini mencerminkan buruknya manajemen mitigasi di tubuh PLN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat disayangkan, pihak PLN baru memberikan pernyataan maaf setelah terjadi pemadaman massal di seluruh Sumatera dengan dalih gangguan cuaca. Kami menegaskan, jika ditemukan unsur kelalaian, harus ada evaluasi besar-besaran, mulai dari jajaran pimpinan PLN hingga otoritas terkait di sektor energi,” ujar Nafi, Minggu (24/5/2026).

 

Lebih lanjut, Nafi mendesak Presiden untuk mengambil langkah tegas. Menurutnya, negara tidak boleh abai terhadap kerugian masif yang dialami masyarakat Sumatera. “Kami meminta Presiden mengevaluasi Dirut PLN dan Menteri ESDM. Jika ada kelalaian serius, pihak yang bertanggung jawab harus menerima konsekuensinya,” tambahnya.

**Fenomena Dampak *Blackout* di Kecamatan Stabat*

Selama periode pemadaman massal, Kecamatan Stabat mengalami sejumlah fenomena sosial dan ekonomi:
*Panic Buying:Lonjakan permintaan lampu *emergency*, perlengkapan darurat, hingga lilin di ritel modern (Alfamart/Indomaret).

*Spekulasi Harga:Terpantau kenaikan harga lampu darurat di beberapa titik penjualan.

*Disrupsi Ekonomi: Banyak warung dan tempat makan tutup total karena tidak bisa beroperasi, sementara sebagian lainnya dipadati warga yang mencari daya untuk perangkat elektronik.

*Mobilitas Warga: Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU, dan aktivitas penarikan uang tunai di ATM meningkat drastis

*Perubahan Perilaku: Warga terpaksa keluar rumah menuju pusat kota hanya untuk mencari area yang lebih terang atau sekadar mencari aliran listrik.

 

Senada dengan hal tersebut, perwakilan masyarakat Stabat Sugianto mendesak PLN untuk transparan mengenai penyebab gangguan, bukan sekadar memberikan permintaan maaf formal. Ia menuntut solusi nyata untuk menjamin stabilitas pasokan listrik ke depan agar produktivitas warga tidak terhambat.

 

Hingga laporan ini diturunkan, masyarakat Langkat masih menunggu pemulihan listrik sepenuhnya dan berharap tidak ada lagi kejadian serupa yang merugikan kepentingan publik.

 

 

 

(Redaksi)

Berita Terkait

H.Syah Afandin Bersama Pangdam I Bukit Barisan Tutup TMMD ke 128 di Kabupaten Langkat
Serap Aspirasi di Desa Perdamaian, Anggota DPRD Langkat Martono,S Kom.Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur dan Layanan Kesehatan
Syah Afandin Dukung Penuh Program Sehati Bunda : Targetkan Jangkau Seluruh Desa di Langkat
Masjid Jaya Ar- Rahman Bingai Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Kabupaten Langkat
Sukses Lestarikan Bahasa Melayu , Pemerintah Kabupaten Langkat Terima Penghargaan dari Kemendikdasmen
Harkitnas ke- 118, Bupati Langkat Ajak Semua Elemen Bangsa Lindungi “Tunas Bangsa “
Dinsos Kabupaten Langkat Gandeng Komunitas Kelana untuk Percepat Respon Masalah Sosial
Sinergi Satpam Hotel dan Polres Langkat Gagalkan Pencurian Scoopy Senilai Rp 22 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:15 WIB

Material Lumpur di Jalan Nasional Aceh Tenggara–Medan Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Pastikan Jalur Aman

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:57 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:44 WIB

Gagal Lindungi Jurnalis, Intimidasi Diduga Dilakukan Oleh Oknum Aparat Kepolisian. Demo Penolakan pergub No 2 Tahun 2026 JKA

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:29 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:11 WIB

Proyek Irigasi Lawe Harum Tuai Kritik Keras, Petani Mengaku Belum Rasakan Manfaat Meski Anggaran Negara Sudah Habis Digunakan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:46 WIB

Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:12 WIB

Ketua K3S Babussalam Berikan Klarifikasi, Lamsin SKD Serukan Saling Memaafkan

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:43 WIB

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Santuni Santri Berprestasi di Aceh Tenggara

Berita Terbaru

NASIONAL

Harba PII ke-79 Jadi Ruang Konsolidasi Pelajar Islam Nasional

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:39 WIB