Proyek Turap APBD Di Cibugel Cisoka Diduga Kurangi Kualitas Pekerjaan, Batang Kayu Ditemukan Di Dalam Bangunan Turap

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:25 WIB

40106 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang // Tim Investigasi Dewan Pimpinan Pusat Badan Independent Anti Suap Indonesia (DPP BIAS Indonesia) bersama awak media melakukan peninjauan langsung terhadap proyek pembangunan turap yang berlokasi di Perumahan Griya Permata Cisoka Blok C RT 003/RW 008, Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

Dalam hasil peninjauan di lapangan, Tim Investigasi DPP BIAS Indonesia menemukan adanya beberapa batang kayu yang tertanam dan ikut dicor di dalam konstruksi turap yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Temuan tersebut memunculkan dugaan adanya pengurangan kualitas pekerjaan yang berpotensi memengaruhi kekuatan, ketahanan, serta usia bangunan turap yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah.

Turap merupakan bangunan penahan tanah yang berfungsi untuk mencegah terjadinya longsor maupun pergerakan tanah. Oleh sebab itu, setiap pekerjaan konstruksi turap wajib dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, gambar perencanaan, serta standar mutu yang telah ditetapkan agar bangunan dapat berfungsi secara optimal dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Berkah Hamas Jaya dan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun keberadaan batang kayu yang terlihat tertanam di dalam konstruksi coran turap menimbulkan pertanyaan besar mengenai kualitas pekerjaan yang sedang dilaksanakan.

Tim Investigasi DPP BIAS Indonesia menilai keberadaan batang kayu di dalam struktur turap perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait. Pasalnya, proyek yang menggunakan anggaran negara seharusnya mengedepankan kualitas pekerjaan dan dilaksanakan sesuai ketentuan teknis yang berlaku, bukan justru menimbulkan dugaan yang dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap hasil pembangunan.

Saat berada di lokasi, Tim Investigasi DPP BIAS Indonesia bersama awak media berupaya menemui pelaksana maupun mandor proyek untuk meminta klarifikasi terkait temuan tersebut. Namun tidak ada pihak yang dapat ditemui. Tim hanya memperoleh nomor telepon seluler yang diduga milik pelaksana pekerjaan. Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapatkan tanggapan maupun penjelasan resmi.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Badan Independent Anti Suap Indonesia (DPP BIAS Indonesia), Eky Amartin, mengaku geram atas temuan yang didapatkan tim investigasinya di lapangan. Menurutnya, proyek yang dibiayai menggunakan uang rakyat tidak boleh dikerjakan secara asal-asalan dan harus mengutamakan kualitas serta keselamatan masyarakat.

“Saya sangat kecewa dan geram apabila dugaan ini benar terjadi. Proyek yang menggunakan anggaran negara wajib dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan. Kami menemukan adanya batang kayu yang tertanam di dalam konstruksi turap. Temuan ini harus segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait karena berpotensi memengaruhi kualitas bangunan yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan masyarakat,” tegas Eky Amartin.

Lebih lanjut, Eky Amartin meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui dinas terkait, konsultan pengawas, Inspektorat Kabupaten Tangerang, serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai uang rakyat yang berasal dari pajak dan anggaran pembangunan digunakan untuk menghasilkan bangunan yang kualitasnya diragukan. Kami meminta dilakukan audit teknis dan pemeriksaan lapangan secara menyeluruh. Apabila ditemukan adanya penyimpangan spesifikasi, pengurangan volume pekerjaan, pelanggaran teknis konstruksi, maupun perbuatan yang berpotensi merugikan keuangan negara, maka pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” lanjutnya.

Menurut Eky Amartin, pengawasan terhadap proyek-proyek yang menggunakan APBD harus dilakukan secara ketat guna memastikan setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menghasilkan pembangunan yang berkualitas.

DPP BIAS Indonesia menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap berbagai proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik penyimpangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun CV. Berkah Hamas Jaya belum memberikan tanggapan resmi terkait temuan Tim Investigasi DPP BIAS Indonesia bersama awak media di lokasi pekerjaan. DPP BIAS Indonesia menyatakan akan terus mengawal perkembangan proyek tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan menyampaikan laporan kepada instansi terkait apabila ditemukan adanya indikasi pelanggaran dalam pelaksanaan pekerjaan.team

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Berita Terkait

Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai
Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air
Tanpa Plat Nomor Tetap Dilayani — Truk Berjejer Isi Solar Subsidi Di Bawen, Supir Sebut Pemilik Armada GN, Pengawasan Dipertanyakan
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
vonis publik bukan putusan hukum! guru ngaji masih terduga dalam kasus pencabulan
Bersama Bupati dan Dandim 1015, Kapolres Kotim Pantau pembuatan Sekat Kanal di kawasan Bandara, cegah Karhutla meluas.
Mediasi Sengketa LHP Gagal, Warga Lembah Melintang Lanjut ke Ajudikasi
ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Rampung 10 Hari

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:05 WIB

Respon Laporan Warga,Satresnarkoba Polres Langkat Musnahkan Gubug yang Diduga Tempat Narkoba

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng

Jumat, 4 September 2026 - 13:54 WIB

Fenomena Desil Bansos: Tokoh Teluk Aru Soroti Ketidaksesuaian Data dan Fakta di Lapangan

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

*Bupati Batu Bara Dorong Penguatan Satu Data Indonesia untuk Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran*

Jumat, 4 September 2026 - 13:20 WIB

Minibus dan Sepeda Motor Tertemper KA Sri Lelawangsa di Binjai,Dua Orang Luka Ringan

Jumat, 4 September 2026 - 07:45 WIB

Patroli Malam Polsek Air Putih Sisir Titik Rawan, Antisipasi Balap Liar, Begal dan Tawuran

Jumat, 4 September 2026 - 07:11 WIB

Patroli KRYD Presisi Roda-4 Polres Batu Bara, Sisir Titik Rawan Cegah 3C dan Kejahatan Jalanan

Jumat, 4 September 2026 - 07:04 WIB

Patroli Malam Polsek Medang Deras, Ps. Kanit Binmas Pimpin Langsung Jaga Kamtibmas  

Berita Terbaru