BANTAENG, Teropong Barat.com – Babinsa Desa Parang Loe, Koramil 1410-02/Eremerasa, Kodim 1410/Bantaeng, Serda Muh. Asdar melaksanakan kegiatan karya bakti bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI). Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Baturangki, Desa Parang Loe, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Senin (20/07/2026).
Karya bakti yang dilaksanakan berupa pembuatan tugu batas antara Desa Parang Loe dan Desa Kampala. Pembangunan tugu ini bertujuan memberikan penanda batas wilayah yang jelas sekaligus memperindah kawasan perbatasan kedua desa sehingga mudah dikenali oleh masyarakat maupun pengguna jalan.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama mahasiswa KKN bekerja secara bergotong royong mulai dari persiapan lokasi, pengangkutan material, hingga proses pembangunan tugu. Semangat kebersamaan dan kekompakan terlihat selama kegiatan berlangsung sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan lancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Serda Muh. Asdar menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan karya bakti merupakan bagian dari pembinaan teritorial serta upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran mahasiswa KKN juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.
Selain memberikan manfaat berupa sarana penanda batas wilayah, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. Kolaborasi lintas elemen diharapkan mampu menjadi contoh positif dalam mendukung pembangunan dan kemajuan desa.
Mahasiswa KKN UNHAS dan KKN UMI menyambut baik kegiatan tersebut serta mengaku senang dapat berpartisipasi bersama Babinsa dalam pengabdian kepada masyarakat. Mereka berharap hasil karya bakti ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Parang Loe maupun Desa Kampala.
Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara TNI, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat semakin erat. Sinergi yang terus terjalin akan menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju, aman, dan sejahtera. (Rehan)














































