Minimnya Debit Air Selain Musim Kemarau Galian C Menjadi Pemicu, Ini Penjelasan PDAM Trunojoyo Sampang

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 15 Oktober 2023 - 12:21 WIB

40453 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONGBARAT.co,- Pemicu minimnya debit air pada sejumlah sumber, bahkan penurunannya hingga 0 persen pada musim kemarau tahun ini.Selain akibat musim kemarau panjang, ternyata kelestarian alam sangat memengaruhi kelancaran mata air sumber seperti aktivitas Galian C.

Hal itu dijelaskan Direktur PDAM Trunojoyo Sampang, Dani Darmawan bahwa di Kabupaten Sampang sendiri, kelestarian tumbuhan cukup memprihatinkan, terutama di area perbukitan karena banyaknya aktivitas galian C.

“Galian C juga menjadi salah satu faktor, memengaruhi sedikitnya debit sumber air,” kata Direktur PDAM Trunojoyo Sampang Dani Darmawan. Jumat (13/10/2023) kemaren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tumbuhan sangat memengaruhi pasokan air karena dapat menyimpan. Sedangkan dengan kondisi tanpa pohon, akan terjadi kekeringan lantaran tidak ada simpanan seperti kemarau saat ini.

“Jadi kelestarian alam ini harus di jaga agar rantai tersebut (pasokan air) tetap berjalan,” terangnya.

Atas kondisi itu, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk lebih intens menangani aktivitas galian C di Sampang.

“Untuk koordinasi tetap kita sampaikan, mudah-mudahan ke depan kelestarian alam di Sampang tetap terjaga,” pungkasnya.

Untuk diketahui, jumlah sumber air milik PDAM Trunojoyo Sampang sebanyak 26 sumur yang tersebar di Kabupaten Sampang.

Sedangkan untuk kondisi debit air dari keberadaan sumber tersebut rata-rata mengalami pengurangan di tengah kemarau tahun ini, bahkan 1 sumber mengalami kekeringan tepatnya, di sumber kawasan Kecamatan Ketapang.(AR Red).

Berita Terkait

Dana Swadaya 0,5 Ha, AKP Era Maifo: Sinergi Polri-Petani Kunci Ketahanan Pangan
5 Bulan Operasi, Polda Riau Sikat 525 Pelaku C3 dan Sita 189 Motor Curian
Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang ungkap 65 kasus narkotika dan amankan 78 tersangka
Polres Batu Bara Gelar Konferensi Pers Hasil Operasi Antik Toba 2026, Ungkap 29 Kasus Narkotika
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:54 WIB

Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:33 WIB

BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

Berita Terbaru