Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 17:55 WIB

406 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa transformasi organisasi dan layanan pertanahan tidak boleh berhenti pada perubahan struktur birokrasi. Seluruh perubahan harus berujung pada satu tujuan utama: memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, jelas, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Nusron saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Transformasi Layanan Pertanahan bersama para Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) dan 148 Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) se-Indonesia di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Politeknik Agraria STPN, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (4/9/2026).

“Ending-nya dari semua itu adalah pelayanan. Unit organisasi itu adalah syarat, adalah penunjang. Apa artinya kita lakukan transformasi organisasi kalau ternyata lebih menyulitkan? Jadi ending-nya ini adalah untuk memudahkan,” ujar Nusron.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua Layanan Menjadi Fokus Transformasi

Nusron mengatakan, transformasi Kementerian ATR/BPN pada tahap awal difokuskan pada dua layanan utama, yakni Peralihan Hak dan Pengukuran Terjadwal.

Rakor tersebut sekaligus menjadi forum evaluasi terhadap kantor pertanahan yang telah lebih dahulu menerapkan perubahan struktur organisasi maupun transformasi layanan.

Sebanyak 10 Kantah yang telah menerapkan transformasi struktur organisasi dengan pendekatan kewilayahan dievaluasi untuk melihat efektivitas pelaksanaannya.

Selain itu, evaluasi dilakukan terhadap 17 Kantah perintis Peralihan Hak Terintegrasi 10 hari. Masing-masing kantor menyampaikan pengalaman, capaian, kendala, serta masukan berdasarkan pelaksanaan di lapangan.

Menurut Nusron, evaluasi tersebut penting agar setiap persoalan yang menghambat pelayanan dapat segera ditemukan dan diselesaikan.

Masyarakat Harus Tahu Kapan Layanannya Selesai

Bagi Nusron, kepastian waktu menjadi salah satu persoalan penting yang harus dibenahi dalam pelayanan pertanahan.

Masyarakat sebagai pemohon, kata dia, tidak boleh berada dalam ketidakjelasan mengenai kapan permohonan mereka akan selesai.

“Karena intinya Bapak/Ibu sekalian, kita ingin memberikan kepastian kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat itu sebagai pemohon tidak tahu kapan selesainya permohonannya. Ini dulu yang kita mau selesaikan,” tegasnya.

Dengan transformasi tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai proses dan waktu penyelesaian layanan pertanahan.

Transformasi Diperluas ke 110 Kantah

Kementerian ATR/BPN juga menargetkan perluasan transformasi organisasi secara bertahap hingga mencakup 110 Kantah pada 2026.

Nusron menyebut, tambahan 50 kantor akan mulai masuk dalam tahap transformasi pada 24 September 2026. Selanjutnya, pada akhir Desember akan kembali ditambah 50 kantor.

“Karena pada tanggal 24 September tahun ini, tadi saya mendapatkan laporan dari Pak Makarima (Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan MR), langsung akan ditembak tambah 50 kantor. Kemudian pada akhir Desember juga akan ditembak lagi 50 kantor sehingga untuk transformasi keorganisasian tahun ini menjadi 110 kantor,” ungkapnya.

Target serupa juga diarahkan untuk transformasi layanan Peralihan Hak, dengan jumlah Kantah yang ditargetkan sedikitnya mencapai 110 kantor.

“Kalau ditambah dengan yang Peralihan Hak ini minimal sama. Jadi 110 kantor,” lanjut Nusron.

Bukan Sekadar Mengubah Struktur

Nusron meminta seluruh Kakanwil dan Kepala Kantah yang menjadi bagian dari transformasi untuk mempersiapkan pelaksanaan secara serius.

Ia menekankan, keberhasilan transformasi tidak diukur semata-mata dari berubahnya struktur organisasi, tetapi dari dampaknya terhadap masyarakat yang menggunakan layanan pertanahan.

“Jadi Bapak/Ibu yang kita kumpulkan ini adalah Bapak/Ibu yang memimpin kantor yang mau tidak mau memang tahun ini harus sudah bertransformasi, baik transformasi unit organisasinya maupun transformasi pelayanannya,” pungkas Nusron.

Rakor kemudian dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi transformasi organisasi serta layanan pertanahan yang dipimpin Sekretaris Jenderal ATR/BPN Dalu Agung Darmawan, Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Asnaedi, serta Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana dan Manajemen Risiko Einstein Al Makarima.

Turut hadir Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Andi Tenri Abeng, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN.

(Anton.mbn)

Berita Terkait

Masuki Babak Baru, STPN Resmi Bertransformasi Menjadi Politeknik Agraria STPN
Pengedar Sabu di Liberia Sergai Diringkus, 15 Paket Disita
Kecelakaan Maut di Tol Medan-Tebing Tinggi KM 66, Penumpang Innova Tewas
Laka Lantas Beruntun di Perbaungan, Pengendara CBR Tewas Usai Tabrak Minibus dan Kontainer
🇮🇩 SEMARAK HUT KEMERDEKAAN RI KE-81 RW 05 JEMUNDO 🇮🇩
Jalan Amblas Nglojo: 1,5 Tahun Terbengkalai, warga Histeris Minta Korban Baru Digubris!
Polisi Sergai Ringkus Dua Pengedar Sabu di Sei Sijenggi, Barang Bukti 1,63 Gram
Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lubuk Bayas, Polisi Sita Timbangan Digital

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:53 WIB

Aktivis Nasional : Putusan Pengadilan Jadi Bukti Budi Arie Bersih dan Tidak Terbukti Terlibat Judol

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Pengamat: Stop Framing Budi Arie, Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Dasar Putusan Pengadilan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:29 WIB

BPBD Gayo Lues Terus Kawal Pembayaran Sewa Alat Berat ke BNPB

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:35 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 04:39 WIB

Halaqah di MPR RI,PW IKAPETE Sumut Suarakan Dukungan Gus Kikin Caketum PBNU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:09 WIB

AMP2K Madina Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Penindakan Tegas PETI di Lingga Bayu dan Batang Natal

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Plt Bupati Langkat Kawal Langsung Percepatan Bantuan Korban Banjir ke Menteri Dalam Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Pengedar Sabu di Liberia Sergai Diringkus, 15 Paket Disita

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:35 WIB