JAKARTA – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jakarta. Audiensi tersebut membahas pengembangan pelayanan fasilitas kesehatan di Kabupaten Pakpak Bharat.
Dalam pertemuan itu, Franc menyampaikan proposal pengembangan pelayanan kesehatan dengan nilai anggaran sebesar Rp42,315 miliar. Proposal tersebut meliputi pembangunan gedung rawat inap, gedung instalasi farmasi, instalasi CSSD, gedung IPSRS, rumah dinas dokter spesialis, pengadaan ambulans puskesmas, mobil puskesmas keliling, Modular Operating Theatre (MOT), alat treadmill, serta alat endoscopy.
Bupati Pakpak Bharat menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat tengah melaksanakan tahapan pembangunan di UPT Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Franc, kondisi sarana dan prasarana RSUD Salak masih belum memenuhi standar yang ditetapkan peraturan perundang-undangan, serta masih terdapat sejumlah fasilitas penting yang belum tersedia.
“Kami sangat mengharapkan dukungan dari Kementerian Kesehatan untuk membantu peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Pakpak Bharat,” ujar Franc.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya memberikan solusi dan menyesuaikannya dengan ketersediaan anggaran di Kementerian Kesehatan.
Ia menegaskan bahwa persoalan kesehatan di daerah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah, serta akan diupayakan untuk mendapat dukungan sesuai mekanisme yang ada.//ujungmaster24,..
















































