Nagan Raya – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Jembatan Gantung Perintis Garuda melaksanakan pemasangan Angker pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Blang Meurandeh dengan Desa Blang Puuk, Kabupaten Nagan Raya.Minggu (14/06/2026),
Pemasangan angker dilakukan untuk memastikan struktur jembatan memiliki daya tahan yang kuat dan stabil. Komponen ini berfungsi sebagai pengikat utama yang menahan gaya tarik kabel jembatan sehingga konstruksi tetap kokoh dan aman saat digunakan oleh masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tempat terpisah, Dandim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto menyampaikan bahwa pemasangan angker memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kestabilan struktur jembatan.
“Pemasangan angker bertujuan untuk menjaga kestabilan struktur jembatan saat menerima beban kendaraan, pejalan kaki, maupun pengaruh angin. Dengan konstruksi yang kuat dan aman, jembatan ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Blang Meurandeh dan Desa Blang Puuk untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Dandim juga mengingatkan seluruh personel Satgas agar selalu mengutamakan faktor keamanan selama bekerja di lapangan.
“Tetap semangat dan selalu perhatikan faktor keamanan dalam bekerja. Selain menjalankan tugas negara, apa yang kita kerjakan hari ini juga menjadi ladang amal jariyah. Setiap tetes keringat yang kita curahkan akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tetap semangat,” pesannya.
Dengan semangat gotong royong dan kerja keras yang ditunjukkan personel Satgas Jembatan Gantung Perintis Garuda, diharapkan pembangunan jembatan dapat selesai sesuai target sehingga segera memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan konektivitas dan perekonomian di wilayah Nagan Raya..


















































