GROUND BREAKING) JEMBATAN GARUDA TAHAP 3 DAN 4 POROS STRATEGIS REMBANG-PATI DI BANGUN

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 07:52 WIB

4045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rembang, // Teropongbarat.com  Di ujung utara Pulau Jawa, tepatnya di Desa Sekarsari, Dukuh Kandang Sapi, Kecamatan Sumber, sebuah denyut harapan baru mulai terasa. Pada Selasa (31/3/2026), dilakukan ground breaking pembangunan Jembatan Garuda tahap 3 dan 4 — sebuah infrastruktur strategis yang menjadi poros penghubung antara Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati.

Bukan sekadar susunan beton dan besi, jembatan ini adalah jawaban atas keluhan panjang warga akan akses ekonomi dan sosial yang selama ini terputus oleh keterbatasan prasarana.

Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh unsur Forkopimda Rembang, Forkopimcam setempat, serta puluhan warga yang tampak antusias. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan adanya tali silaturahmi yang mengiringi jalannya acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Rembang, Harno, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada TNI. Ia mengungkapkan bahwa dari total empat jembatan yang direncanakan di kabupaten Rembang, dua jembatan telah mendapatkan bantuan dari program TNI pada tahap ini.

“Alhamdulillah, ada program TNI. Insyaallah, dua jembatan lainnya insyallah juga akan dibangun tahun ini,” ujar Harno dengan penuh optimisme.

Ia menekankan, bahwa kehadiran jembatan ini bukan hanya memotong jarak tempuh, tetapi juga menghidupkan kembali denyut ekonomi rakyat yang selama ini terhambat akses. Harno juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang luar biasa, yang menurutnya merupakan bentuk kepercayaan publik terhadap aparatur negara.

Target pembangunan jembatan ini hanya satu bulan, dan ia berharap pengerjaannya berjalan lancar,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim Rembang, Letkol Arm Winner, selaku perwakilan TNI menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda tahap 3 dan 4 ini adalah bukti nyata “Negara Hadir” di tengah masyarakat. Bukan sekadar seremoni, melainkan wujud kepedulian pemerintah pusat terhadap kebutuhan dasar rakyat di daerah.

“Kami memohon pelaksanaan pembangunan ini tidak lepas dari semangat gotong royong bersama masyarakat. Karena infrastruktur yang dibangun dengan kebersamaan akan lebih terawat,” tegas Winner.

Ia juga mengingatkan, agar setelah jembatan selesai, masyarakat turut serta dalam perawatan, dan jika nantinya ditemukan jembatan dalam kondisi darurat di lapangan, masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor langsung ke kantor pelayanan, melalui perangkat desa, Koramil, bahkan langsung ke Kodim.

“Jangan sampai ada jembatan rusak yang dibiarkan. Laporkan, karena kami siap bertindak,” imbuhnya.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, dalam rangkaian acara tersebut juga dibagikan bantuan sosial (bansos) kepada warga Desa Sekarsari. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama menjelang masa-masa sulit pasca-pandemi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Semoga bansos ini berkah dan amanah. Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat pembangunan fisik, tetapi juga merasakan kehadiran negara dalam bentuk perlindungan sosial,” pungkas Winner.

Dengan target waktu pengerjaan hanya satu bulan, Jembatan Garuda tahap 3 dan 4 di Desa Sekarsari menjadi simbol kolaborasi cepat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Bukan hanya soal beton dan besi, tetapi tentang menghubungkan kembali harapan antara dua kabupaten yang selama ini terpisah oleh keterbatasan akses.

Sisi lain salah satu warga Suminah mengatakan, dengan senang hati secara cepat di bangunnya jembatan tersebut benar- benar salah satu program pertolongan utama demi akses ekonomi warga Pati, karena desa tersebut saat belanja ke pasar terdekat ada di wilayah kabupaten Rembang, saya sangat bersyukur pak karena keluarga juga ada di sebelah jembatan yang masuk wilayah kabupaten Pati,” pungkasnya.

Jika berjalan sesuai rencana, dalam hitungan pekan ke depan, warga Rembang dan Pati akan kembali tersenyum saat melintasi jembatan baru ini. Negara hadir, dan rakyat merasakannya.

Redaksi//

Teropongbarat.com

( JOWANSAH )

Berita Terkait

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi
HUT ke-78 Polwan, Kapolres Sergai Tegaskan Peran Polwan Setara dalam Tugas Kepolisian
Sentuhan Kasih di Hari Jadi: Polwan Polres Bantaeng Berbagi Kebahagiaan dengan Siswa SD Terpencil
Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai
Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air
Tanpa Plat Nomor Tetap Dilayani — Truk Berjejer Isi Solar Subsidi Di Bawen, Supir Sebut Pemilik Armada GN, Pengawasan Dipertanyakan
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Dipicu Utang Rp 6 Juta dan Miras, Pria di Bantaeng Tega Habisi Nyawa RA Pakai Parang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 01:20 WIB

PETI Masih Marak di Pidie, APW Desak Pemerintah Usut Pemodal hingga Pengendali Tambang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Jaga Perdamaian Aceh, Eks Kombatan GAM Pidie Ajak Masyarakat Hindari Provokasi dan Konflik

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:03 WIB

Hadir untuk Masyarakat, Polres Pidie Salurkan Bantuan Air Bersih ke Gampong Dayah Beureueh

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:33 WIB

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana Ukir Sukses HUT Bhayangkara ke-80

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:45 WIB

Ada Dugaan Setoran Rp32 Juta per Alat Berat di Tambang Emas Ilegal Geumpang

Senin, 16 Maret 2026 - 07:14 WIB

Karang Taruna Lada Sicupak Mutiara Timur Pidie Santuni Anak Yatim dan Disabilitas

Jumat, 13 Maret 2026 - 02:57 WIB

Polres Pidie Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026, Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:55 WIB

PENGUSAHA SPBU BOS GAM JADI TUMPUAN HARAPAN KORBAN BANJIR ACEH

Berita Terbaru