HIMAPA-KOSAKA, “Meminta Ketua DPRK Subulussalam, Fokus dan Tanggung Jawab Kerja, Jangan Sibuk berkampanye

Imran Cibro

- Redaksi

Kamis, 1 Februari 2024 - 10:08 WIB

40450 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM ACEH – Himpunan mahasiswa perantauan kota Sada kata (Himapa-kosaka),  adalah organisasi mahasiswa Subulussalam yang berkuliah di Lhokseumawe-Aceh Utara. Himpunan ini didirikan pada tahun 2015 sesuai dengan akta notaris.

Humas bagian dari himpunan yang berarti, suatu wadah penghubung antara mahasiswa dengan masyarakat terkhususnya masyarakat Subulussalam.

Rahmad kombih, selaku ketua bidang humas himpunan mahasiswa perantauan kota Sada kata (Himapa-kosaka) Priode 2024, melalui media ini menyampaikan dan meminta, kepada seluruh masyarakat Subulussalam, untuk memilih pemimpin harus menggunakan data, dalam artian rekam jejak dimasa lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmad Kombih menyampaikan, “kami menilai, Secara komprehensif berbagai persoalan yang dihadapi oleh pemerintah daerah kota Subulussalam 3 tahun kebelakang ini.

“Namun pemerintah daerah Subulussalam terkhususnya walikota Dan jajaran nya terlihat acuh tak acuh. Mulai dari:
1. angka stanting tertinggi di provinsi Aceh,
2. defisit,
3. mutu pendidikan menurun,
4. administrasi yang bobrok
5. Infrastruktur yang buruk, “jelas Rahmad Kombih

Sambungnya lagi, “lantas bagaimana Subulussalam mencapai kesejahteraan jikalau masalah pokok ini tidak terpenuhi oleh pemerintah daerah Subulussalam, dengan begitu kami mahasiswa Subulussalam yang berkuliah di Lhokseumawe-Aceh Utara meminta kepada seluruh masyarakat Subulussalam jangan memilih pemimpin yang rekam jejak yang buruk, gunakan data atau berpikir rasional dalam memilih pemimpin kedepan, “pinta Rahmad Kombih

Tidak sampai di situ, Rahmad juga menjelaskan, “Kita semua tahu ini adalah tahun politik, sangat rawan yang namanya money politik, secara realita harus kita akui bahwa itu yang terjadi di lapangan, yang sangat di sayangkan, realitanya, masyarakat Subulussalam tidak kekurangan orang pintar, akan tetapi kekurangan orang yang jujur, “ucap Rahmad.

Masih dengan Rahmad Kombih, “maka dari itu 5 tahun yang lalu kita jadikan sebagai pembelajaran buat kita, bahwa amplop yang isinya hanya beberapa lembar uang, lantas masyarakat merasakan  ketidak pedulian pemerintah sampai detik ini, kami berharap, mari bersama-sama, untuk tidak mengorbankan nasib kota tercinta ini hanya karena serangan Pajar yang notabenenya hanya angka kecil dan kepuasan sesaat, “tegas Rahmad

Lanjutnya lagi, “kami berharap, mari kita buka memory history kita bersama, gunakan rekam jejak dalam memilih pemimpin. Jangan pilih pemimpin yang menggunakan money politik.
Masyarakat jangan tergoda, tolak keras yang namanya money politik agar Tanoh metuah ini terjaga dari oknum-oknum yang tidak punya nilai moral dan etika yang tinggi, “tegas Rahmad

Rahmad juga mengingatkan, “Kita harus menjaga dan menghormati pejuang nenek moyang kita yang sudah bersusah payah untuk memperjuangkan Tanoh metuah ini, yaitu kota Subulussalam dengan cita-cita membangun peradaban baru untuk Subulussalam sejahtera. Jangan dirusak dengan amplop yang hanya berisi beberapa lembar uang, “kata Rahmad

“Saya juga berharap kepada orang tua yang ada dilingkup kota Subulussalam, supaya  jangan melarang anak nya dalam menentukan pilihan nya dalam pemilu 14 February mendatang, karena negara demokrasi adalah, kebebasan untuk menentukan pilihan itu adalah hak seluruh rakyat Indonesia, “ungkapnya

Ditambanya lagi, “Saya dan teman-teman humas, meminta ketua DPRK Subulussalam saat ini fokus terhadap kerja, jangan sibuk berkempanye untuk pemilu mendatang, selesai kan dulu sebaik- baik pekerjaan anda saat ini. mengingat banyak sekali problem yang terjadi sampai-sampai sesama DPRK pun tidak saling percaya!! Tentu ini menjadi problem yang sangat serius, “tegasnya

Rahmad juga menjelaskan dan menilai pasca pertikaian 16 anggota DPRK Subulussalam.
Ia mengatakan, “Kalau sesama DPR saja tidak saling percaya, lantas masyarakat menaruh harapan kepada siapa lagi. Sesuai statement yang dikeluarkan oleh 16 DPRK Subulussalam dalam surat dan kesepakatan resmi Mosi tidak percaya kepada ketua DPRK.

“Pasca 17 tahun kurang lebih berdiri nya kota Subulussalam, dengan cita-cita membangun peradaban baru serta melahirkan gold Generation untuk Subulussalam sejahtera. Dalam sejarah Subulussalam belum pernah terjadi sekacau pemerintahan sekarang, “imbuhnya

Diakhir penyampaiannya, Rahmad meminta, “Sekali lagi kami sampaikan, pilih lah pemimpin kedepan yang punya etika dan moralitas yang tinggi. Terutama nilai kejujuran dalam memimpin, sebab poin itu adalah, hal yang paling penting untuk membawa kota Subulussalam yang lebih bermartabat di mata nasional kedepannya, “tutupnya.[•]

r∆8uT

Berita Terkait

Tegas! Polres Langkat Amankan 35 Tersangka Narkoba Selama Operasi Antik Toba 2026
Didukung Penuh Gubsu Boby ,Syah Afandin Tancap Gas Kelola Sumur Tua Langkat untuk Rakyat
Waka DPC MADAS SEDARAH Jember Agus Jagal Dampingi Warga Lapor Polisi, Dana Pengurusan AJB Diduga Dipakai untuk Kepentingan Pribadi
TNI Laksanakan pemasangan papan Mal Jembatan Perintis
Merasa Tertipu Jual Beli Lahan. Saor Manik Segera Tempuh Jalur Hukum Laporkan
Media Mitra Lapas Labuhan Ruku sampaikan hak jawab, Rahmat Hidayat minta Menteri tidak mudah percaya laporan dugaan tanpa bukti
Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi
DPD APPSI Tebo Melakukan Konsolidasi , Membangun Kekuatan Pedagang Pasar untuk Ekonomi Daerah yang Lebih Maju

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:45 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:44 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:25 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:50 WIB

Pabrik Tetap Mengepul Meski Dilarang Beroperasi, Wibawa Pemerintah Dipertanyakan di Kasus PT Hopson Aceh Industri

Senin, 1 Juni 2026 - 23:25 WIB

Meski Dilarang Beroperasi, PT Hopson Aceh Industri Tetap Produksi, Dugaan Pembangkangan Hukum Kian Terang Benderang

Senin, 1 Juni 2026 - 20:53 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:47 WIB

Limbah Diduga Dipindahkan Setelah Kasus Mencuat, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan dan Aparat Didesak Usut Dugaan Penghilangan Jejak

Berita Terbaru