Kasus Dana PEN Dinilai Lamban dan Tidak Transparan, MUSPERA Sampang Akan Melakukan Audiensi Ke PROPAM Polda Jatim 

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:02 WIB

40289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Kasus Tindak Pidana Korupsi( Tipikor) Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur terus bergulir Tanpa ada kejelasan yang hingga kini penanganannya dari pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur dinilai sangat lamban dan tidak transparan, sehingga, tidak memberikan perkembangan yang signifikan.

‎Dengan hal itu, Musyawarah Perjuangan Rakyat ( MUSPERA) yang beralamat di Perum Barisan Indah blok x No. 5, Sampang, Madura, Jawa Timur, melakukan tindakan dengan memohon audiensi kepada pihak Propam Polda Jatim untuk menindaklanjuti perkembangan atas kasus yang sudah lama tidak ada perkembangan.

‎Mahrus Efendi Simbolon selaku Koordinator MUSPERA, ada beberapa poin dalam audiensi nanti yang menjadi agenda penting, yaitu :

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎1. Alasan dan hambatan yang menyebabkan penangankasus Dana PEN Kabupaten Sampang terkesan berjalan lambat.

‎2. Langkah-langkah pengawasan internal terhadap penyidik agar penangan perkara berjalan sesuai prosedur, transparan, dan akuntabel.

‎3. Komitmen PROPAM Polda Jawa Timur dalam memastikan tidak adanya pelanggaran kode etik maupun penyalahgunaan wewenang dalam proses penganan kasus tersebut.

‎Dirinya juga mengaku bahwa audiensi ini sangat penting demi menjamin penegakan hukum yang profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum yang jelas kepada masyarakat, khususnya warga kabupaten Sampang yang dirugikan oleh dugaan penyalahgunaan dana publik.

‎Lanjut, pria muda itu, menegaskan atas nama hukum dan demi menjaga integritas institusi polri dalam penegakan hukum di negeri ini, kami Berharap agar Bid Propam Polda Jatim memberikan atensi pada penyidik polda jatim yang menangani korupsi dana PEN yang terjadi di kabupaten sampang. (AR Red).

Berita Terkait

Polres Bantaeng Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Kedisiplinan dan Profesional
Babinsa Bonto Lebang Laksanakan Pendampingan Hanpangan di Lahan Persawahan Warga
Protes Pemberitaan Surya Paloh ,Ribuan Masa KOMBAT Sumut Gelar Aksi Pembakaran Majalah Tempo di Medan
Tingkatkan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana, BRI BO Bantaeng Kolaborasi dengan BPBD Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Simulasi
H.Syah Afandin Tepung Tawari 398 Jemaah Calon Haji Langkat,Pesan Jaga Kesehatan dan Keihklasan
Polresta Denpasar Amankan Aksi Damai Forkom SSB, Ratusan Truk Sampah Bergerak Tertib
Pendampingan Babinsa Jadi Penyemangat Petani Padi di Desa Bonto Majannang
Selama Dua Hari, Personil Polres Bantaeng Ikuti Test Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:34 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut

Kamis, 16 April 2026 - 18:21 WIB

PENJEMPUTAN TAMU RAKER YAYASAN J.B. SITANALA.

Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WIB

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 April 2026 - 16:37 WIB

Diduga PTSL 2024-2025 Desa mangliawan Jadi Ajang Pungli

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madura Asli Sedarah resmi mencabut Surat Keputusan (SK)

Kamis, 16 April 2026 - 15:09 WIB

Polresta Denpasar Amankan Aksi Damai Forkom SSB, Ratusan Truk Sampah Bergerak Tertib

Kamis, 16 April 2026 - 09:35 WIB

CCTV saat pembacokan” Ujar HD di RSUD jumat 20 maret 2026

Kamis, 16 April 2026 - 05:43 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Berita Terbaru