Kejari Gresik menahan tiga pengasuh pondok pesantren terkait kasus dugaan korupsi dana hibah Rp 400 JUTA

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:21 WIB

4066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

.GRESIK. ( TERONGBARAT.COM ) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menahan tiga pengasuh Pondok Pesantren Al-Ibrahimi Manyar terkait dugaan korupsi dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur senilai Rp400 juta.
Dari tiga tersangka tersebut, dua orang langsung ditahan di Rutan Kelas IIB Cerme, Gresik, sementara satu tersangka lainnya menjalani tahanan rumah karena pertimbangan kondisi kesehatan.
Proses penahanan dilakukan usai ketiganya menjalani pemeriksaan intensif di ruang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik, Rabu (11/2/2026) malam.
Dua tersangka yang ditahan di rutan masing-masing berinisial Khoirul Atok Syah (RKA) dan Miftahul Rozi (MFR). Keduanya keluar dari ruang pemeriksaan dengan tangan diborgol dan langsung digiring petugas menuju mobil tahana.
RKA dan MFR diketahui merupakan kakak beradik yang berperan sebagai pengasuh Ponpes Ushulul Hikmah Al-Ibrahimi. Sementara satu tersangka lain berinisial MR (Muhammad Zainul Rosyid) selaku pimpinan pondok pesantren, dikenakan status tahanan rumah.
Saat keluar dari ruang pemeriksaan, kondisi MR tampak lemas hingga harus dibopong petugas menuju kendaraan. Untuk memantau pergerakannya selama masa tahanan rumah, pihak kejaksaan memasang alat pendeteksi khusus di pergelangan kaki tersangka guna memastikan yang bersangkutan tidak meninggalkan kediaman.
Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin Nurahmana Wanda mengatakan, ketiga tersangka diduga menyalahgunakan dana hibah dengan cara mengalihkan peruntukan anggaran.
“Dana hibah Pemprov Jatim tahun 2019 yang seharusnya digunakan untuk pembangunan asrama, justru dialihkan untuk pembelian aset berupa tanah,” ujarnya.
Kasus ini bermula saat Ponpes Al-Ibrahimi menerima dana hibah dari Pemprov Jawa Timur pada tahun 2019 sebesar Rp400 juta yang seharusnya digunakan untuk pembangunan asrama putri.

Redaksi//

Teropongbarat.com

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

(Investigasi)

Berita Terkait

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?
Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:02 WIB

Babinsa komsos bersama pekerja pembangunan KDKMP

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:00 WIB

Babinsa laksanakan gotong royong bersama warga

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:58 WIB

Babinsa Lakukan Komsos dengan Pengrajin Las, Pererat Hubungan TNI-Rakyat

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:53 WIB

BABINSA BERSAMA WARGA MELAKSANAKAN KOMSOS DIDESA DIWILAYAH TRIPA MAKMUR

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:50 WIB

Babinsa Komsos dengan Warga Desa Alue Geutah, Pererat Silaturahmi TNI-Rakyat

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:48 WIB

Komunikasi Sosial yang dilaksanakan oleh Babinsa Posramil tadi raya bersama masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:34 WIB

Prajutrit TNI mulai Pasang Mal Pondasi untuk mempercepat Pengecoran Struktur Utama Jembatan

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:58 WIB

Babinsa Koramil 05/Darul Makmur Laksanakan Komsos dengan Warga

Berita Terbaru

LANGKAT

Dugaan Pungli Ijazah SD, LBH PAPI Minta Investigasi

Jumat, 5 Jun 2026 - 09:30 WIB