Kelangkaan BBG di Nias Jelang Nataru, Aktivis Minta Pemerintah Segera Cari Solusi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:24 WIB

4093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kelangkaan Bahan Bakar Gas atau BBG di Kepulauan Nias kembali terjadi menjelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Aktivis asal Kepulauan Nias, Edizaro Lase meminta pemerintah pusat dan Bupati untuk segera mencari solusi terkait kelangkaan BBG tersebut.

“Pemerintah pusat dan Kepala Daerah harus segera mencari solusi. Ini masalah kebutuhan pokok masyarakat Kepulauan Nias. Nantinya ini akan berdampak kemana-mana,” kata Edi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (12/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Edi, jika pemerintah tidak segera menemukan solusi kelangkaan BBG tersebut bukan tidak mungkin akan berdampak kepada kenaikan harga bahan pokok di Kepulauan Nias.

“Upaya bersama mencari solusi mengatasi kelangkaaan gas dan melambungnya kebutuhan pokok harus menjadi substansi konsesus kebijakan dalam membantu masyarakat,” terangnya.

Dia menyebut daya beli masyarakat saat ini relatif rendah dan harus menjadi urgensi kebijakan pemerintahan daerah se-Kepulauan Nias agar masyarakat bisa merayakan natal dalam suasana suka cita, penuh kebaikan dan damai.

“Perlu dipersiapkan dan dirumuskan kebijakan kolektif yang memproteksi kepentingan masyarakat dalam bidang ekonomi, pertanian, akses pelayanan kesehatan dan pendidikan bilamana ada situasi darurat dan urgent,” ucapnya.

“Mengingat geografis Kepulauan Nias sangat rentan akan kerawanan potensi bencana alam, banjir bandang, gempa yang mengakibatkan putusnya akses utama mobilitas masyarakat (jalan raya yang menghubungkan 4 kabupaten dan 1 kota) sebagai urat nadi perekonomian,” sambungnya.

Berita Terkait

Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara
Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya
Disdukcapil Riau Dilanda Kontroversi: Ros Diblokir Setelah Tolong Warga, Bunga Ditolak Karena Aturan Baju
Jaga Anarkisme, M. Aprilyandi: Pelajar dan Pemuda Harus Bersatu Ciptakan Kamtibmas
Awas Penunggang Gelap: Dugaan Operasi Senyap Framing Panglima TNI lewat Kasus Aktivis KontraS
Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) Siapkan 1000 Pengacara Dukung Polri Hadapi Gugatan CLS Kasus Ijazah Jokowi
Komunitas All Stars dan Gangster, Perkuat Silaturahmi untuk Cegah Tawuran di Jakarta Raya
Rabusin Ditahan, Publik Ingatkan Hakim Jangan Jadi Alat Kriminalisasi Sengketa Agraria

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Senin, 20 April 2026 - 00:14 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Berita Terbaru