Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

4046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang Barat – Lampung Proyek pemeliharaan jalan melalui sistem swakelola pada ruas Penumangan hingga Unit 6 kini berada di titik nadir kepercayaan publik. Pekerjaan yang digawangi oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Wilayah VI Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung ini terus menuai kecaman lantaran diduga menggunakan material berkualitas rendah alias material bekas. Senin, 20/04/26*Material Bekas dan Kualitas “Asal Jadi”* Gelombang kritik masyarakat tak lagi terbendung. Dugaan penggunaan material bekas dalam pengerjaan jalan tersebut menjadi pemicu utama kemarahan warga. Meski desakan untuk mengganti material dengan kualitas standar terus disuarakan, pihak pelaksana di lapangan seolah menutup telinga dan tetap melanjutkan pekerjaan yang dinilai “asal jadi”.

“Kami sudah berkali-kali melayangkan protes, tapi mereka (pelaksana) tidak menghiraukan. Kualitasnya sangat meragukan, ini bukan membangun jalan, tapi seperti hanya sekadar menggugurkan kewajiban,” keluh salah satu warga setempat.

*Kadis BMBK dan Kepala UPTD “Satu Suara” dalam Bungkam*

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironi di balik rusaknya kualitas proyek ini adalah sikap bungkam para pemangku kebijakan. Baik Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung maupun Kepala UPTD Wilayah VI kompak enggan memberikan klarifikasi. Sikap tertutup ini dinilai sangat mencederai prinsip transparansi publik.

Sikap apatis para pejabat ini disinyalir dapat merusak reputasi *Gubernur Lampung, Mirza,* yang tengah gencar mempromosikan program percepatan infrastruktur jalan. Publik menilai kinerja buruk UPTD Wilayah VI berbanding terbalik dengan semangat duet *Mirza-Jihan* dalam membangun Lampung.

*Viral di Media Sosial, Netizen Menghujat*

Bobroknya pengerjaan jalan ini bahkan telah menembus ruang digital. Sebuah video yang diunggah warga di platform TikTok memperlihatkan proses pengerjaan yang tidak menjaga mutu, memicu ribuan komentar pedas dari netizen.

*Poin Utama yang Menjadi Sorotan:*

*Material Dipertanyakan:* Penggunaan material yang diduga tidak sesuai spek (material bekas) yang hingga kini belum diganti.

*Respon Lamban:* Pihak pelaksana proyek terkesan abai terhadap masukan teknis dari masyarakat terdampak.

*Ancaman Citra Gubernur:* Ketidaksinkronan antara kebijakan Gubernur dengan eksekusi di level UPTD yang justru menghambat program unggulan daerah.

Hingga berita ini dirilis, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk melakukan audit investigasi terhadap proyek swakelola ini sebelum kerugian negara semakin membengkak akibat kualitas jalan yang dipastikan tidak akan bertahan lama.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB