Awas Penunggang Gelap: Dugaan Operasi Senyap Framing Panglima TNI lewat Kasus Aktivis KontraS

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 20:38 WIB

40122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Sen,6 April 2026 |  Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) Provinsi DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap adanya dugaan “penunggang gelap” yang memanfaatkan isu hukum untuk kepentingan politik tertentu. Hal ini menyusul mencuatnya kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar menilai terdapat indikasi kuat bahwa kasus tersebut telah ditarik ke dalam pusaran kepentingan politik yang lebih luas. Bahkan, muncul dugaan bahwa isu ini ada yang sengaja mengarahkan untuk membangun framing negatif terhadap Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto sampai framing ganti panglima

Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar menyampaikan bahwa sejak awal kasus ini mencuat ke publik, terlihat adanya pola penggiringan opini yang masif dan terstruktur, khususnya di media sosial. Narasi yang berkembang dinilai tidak sepenuhnya organik, melainkan diduga digerakkan oleh pihak-pihak tertentu dengan agenda terselubung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat ada upaya sistematis untuk membentuk persepsi publik secara sepihak. Isu ini seolah diarahkan untuk menyerang institusi dan pimpinan TNI, tanpa menunggu proses hukum berjalan secara objektif dan transparan,” ujar pernyataan resmi Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar

Kami menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, termasuk terhadap aktivis, merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan harus diproses secara hukum. Namun demikian, pihaknya mengingatkan agar kasus ini tidak dipolitisasi atau dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu yang dapat memperkeruh situasi nasional.

Lebih lanjut, Ketua PW GPA DKI Jakarta itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diharapkan dapat menyaring informasi secara bijak serta mengedepankan asas praduga tak bersalah.

kami juga mengajak semua pihak untuk tidak membangun opini yang justru berpotensi memecah belah bangsa,” lanjutnya.

Dedi Siregar menambahkapentingnya menjaga stabilitas nasional serta kepercayaan publik terhadap institusi negara, termasuk TNI, dari berbagai upaya delegitimasi yang tidak bertanggung jawab.
Sebagai organisasi kepemudaan, PW GPA DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu strategis nasional secara objektif dan konstruktif, serta mendukung terciptanya ruang publik yang sehat, kritis, dan bebas dari manipulasi informasi. (*)

Berita Terkait

Stop Kaitkan Menteri Imipas Dengan Kasus Dugaan Pengurusan izin Tinggal WNA, Agus Andrianto Bersih
26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan
Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!
Pengurus Pusat Aktivis Peduli Lingkungan Tolak Rencana Eksplorasi Blok Elang PT AMNT, Soroti Partisipasi Publik dan Dominasi Tenaga Kerja Luar Daerah

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:16 WIB

DUGAAN PRAKTIK JUDI BOLA ADIL NODAI TURNAMEN KADES CUP SUMBERSEWU, WARGA MINTA DITERTIBKAN

Selasa, 3 November 2026 - 12:23 WIB

Bentuk Karakter dan Kedisiplinan Generasi Muda, Pos Sei Tekam Satgas Yonarmed 13/Nanggala Berikan Bantuan Tenaga Pendidik di SD dan SMP Perimpah

Selasa, 3 November 2026 - 09:56 WIB

Wartawan Minta Klarifikasi Bupati Pasaman Barat, Soroti Pernyataan Kadis DPMN soal “Abuse” dan Kemerdekaan Pers

Senin, 2 November 2026 - 10:21 WIB

Semakin humanis satpas sumedang,petugas berikan pelayanan yang nyaman dan mudah bagi masyarakat

Minggu, 1 November 2026 - 11:48 WIB

Demi Meraih Keuntungan Besar Proyek Rehabilitasi Ruang Laboratorium di SMP 3 Sampang Abaikan Aturan.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:36 WIB

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

DIDUGA DIRAMPAS DEBT COLLECTOR BRI FINANCE, KENDARAAN MILIK DEBITUR DI SANGATTA DITARIK MESKI KLAIM SUDAH BAYAR ANGSURAN BTC

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Pembangunan Jembatan Beton di Juhar Ginting, Karo, Capai 60 Persen

Berita Terbaru