KMSSB : Kecam Pemerintah Kota Subulussalam, “Hentikan Tindakan Pemaksaan dan Intimidasi Terhadap Masyarakat dan ASN untuk Memilih Calon Legislatif dari Partai Berkuasa Saat ini

Imran Cibro

- Redaksi

Minggu, 11 Februari 2024 - 14:44 WIB

40520 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM – Koalisi Masyarakat Sipil Subulussalam Bersatu (KMSSB) meminta, agar Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menghentikan intimidasi di Pemilihan Legislatif (Pileg).

KMSSB itu, tergabung dari sejumlah Tokoh Masyarakat, Ketua Partai dan Tokoh Agama. yang tergabung dalam KMSSB itu menyuarakan himbauan Pemilihan Umum (Pemilu) Damai, tanpa adanya intimidasi.

Massa tersebut, langsung menggelar orasi damai, secara sepontan di Lapangan Beringin, Kecamatan Simpang Kiri, Kota kota Subulussalam, Sabtu, (10/02/24).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi itu, mereka menyampaikan sejumlah point tuntutan, agar Pemerintah Kota Subulussalam, menghentikan tindakan intimidasi dan pemaksaan kehendak kepada jajaranya untuk memilih kandidat atau calon legislatif dari partai yang berkuasa saat ini.

Dinilai, hal tersebut dapat mencederai pesta demokrasi Pemilihan Legislatif (Pileg) yang seharusnya berlangsung secara, Umum, Bebas dan Rahasia.

Disampaikan Saran, salah seorang peserta aksi tersebut. Menurutnya, banyak dugaan intimidasi yang terjadi saat ini di Kota Subulussalam dalam rangka menjelang pesta demokrasi pemilihan legislatif.

Dugaan intimidasi itu, di lakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang dapat mencederai pesta demokrasi.

“Kita meminta kepada Panwaslu, agar benar-benar menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemilihan legislatif kali ini,” sampai Saran.

Mewakili Massa, Ia juga mengecam, jika Pemerintah Kota Subulussalam masih membiarkan adanya intimidasi kepada masyarakat maupun seluruh ASN, maka Koalisi Masyarakat Subulussalam Bersatu akan bangkit dan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi untuk melawan kesewenang-wenangan yang di lakukan oleh Pemerintah setempat itu.[•]

r|84K

Berita Terkait

Tegas! Polres Langkat Amankan 35 Tersangka Narkoba Selama Operasi Antik Toba 2026
Didukung Penuh Gubsu Boby ,Syah Afandin Tancap Gas Kelola Sumur Tua Langkat untuk Rakyat
Waka DPC MADAS SEDARAH Jember Agus Jagal Dampingi Warga Lapor Polisi, Dana Pengurusan AJB Diduga Dipakai untuk Kepentingan Pribadi
TNI Laksanakan pemasangan papan Mal Jembatan Perintis
Merasa Tertipu Jual Beli Lahan. Saor Manik Segera Tempuh Jalur Hukum Laporkan
Media Mitra Lapas Labuhan Ruku sampaikan hak jawab, Rahmat Hidayat minta Menteri tidak mudah percaya laporan dugaan tanpa bukti
Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi
DPD APPSI Tebo Melakukan Konsolidasi , Membangun Kekuatan Pedagang Pasar untuk Ekonomi Daerah yang Lebih Maju

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:45 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:44 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:25 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:50 WIB

Pabrik Tetap Mengepul Meski Dilarang Beroperasi, Wibawa Pemerintah Dipertanyakan di Kasus PT Hopson Aceh Industri

Senin, 1 Juni 2026 - 23:25 WIB

Meski Dilarang Beroperasi, PT Hopson Aceh Industri Tetap Produksi, Dugaan Pembangkangan Hukum Kian Terang Benderang

Senin, 1 Juni 2026 - 20:53 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:47 WIB

Limbah Diduga Dipindahkan Setelah Kasus Mencuat, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan dan Aparat Didesak Usut Dugaan Penghilangan Jejak

Berita Terbaru