KNPI Desak Pemerintah Pusat Tuntaskan Konflik Nelayan di Blok Masela Sebelum Ground Breaking: Ancam Boikot Jika Tak Bijak

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 20:48 WIB

40111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon  // Teropongbarat.com mite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) memberikan peringatan keras kepada Pemerintah Pusat terkait rencana pembangunan proyek strategis nasional Blok Masela oleh Inpex. KNPI meminta agar konflik nelayan yang berkepanjangan di lokasi proyek tersebut menjadi atensi khusus dan diselesaikan secara tuntas sebelum proses ground breaking dilaksanakan.

 

Ketua KNPI menekankan bahwa kehadiran investasi skala besar seharusnya membawa kesejahteraan bagi masyarakat lokal, bukan justru meminggirkan mata pencaharian nelayan. Menurutnya, persoalan akses wilayah tangkap dan dampak lingkungan harus diselesaikan dengan pendekatan yang arif dan bijaksana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap Pemerintah Pusat tidak menutup mata. Konflik nelayan di lokasi Inpex ini sangat krusial. Jika segala persoalan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir belum beres, jangan harap proses pembangunan bisa berjalan mulus. Harus ada keadilan sebelum peletakan batu pertama,” tegasnya dalam keterangan tertulis hari ini.

 

KNPI menilai bahwa selama ini aspirasi nelayan lokal seolah terabaikan di tengah ambisi percepatan proyek. Jika pemerintah tetap memaksakan agenda tanpa memberikan solusi yang nyata dan berpihak pada rakyat, KNPI menyatakan sikap tegas untuk berdiri bersama masyarakat.

“Namun, jika pemerintah tidak melakukan pendekatan yang arif dan bijaksana dalam menyelesaikan masalah ini, KNPI siap bersama rakyat untuk melakukan boikot terhadap ground breaking Blok Masela. Kami tidak main-main, kepentingan rakyat kecil harus di atas segalanya,” tambahnya.

 

Hingga saat ini, masyarakat di sekitar kawasan Inpex masih menantikan kepastian mengenai kompensasi dan zona tangkap yang jelas agar keberlangsungan hidup mereka tidak terancam oleh aktivitas industri migas tersebut. KNPI mendesak adanya dialog terbuka antara pemerintah, perusahaan, dan perwakilan nelayan sebelum langkah konstruksi dimulai.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Ellon

Berita Terkait

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?
Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:23 WIB

Babinsa Koramil 03/Senagan Timur Komsos Bersama Warga Di Desa Binaan 

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:00 WIB

Babinsa laksanakan gotong royong bersama warga

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:58 WIB

Babinsa Lakukan Komsos dengan Pengrajin Las, Pererat Hubungan TNI-Rakyat

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:53 WIB

BABINSA BERSAMA WARGA MELAKSANAKAN KOMSOS DIDESA DIWILAYAH TRIPA MAKMUR

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:50 WIB

Babinsa Komsos dengan Warga Desa Alue Geutah, Pererat Silaturahmi TNI-Rakyat

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:48 WIB

Komunikasi Sosial yang dilaksanakan oleh Babinsa Posramil tadi raya bersama masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:34 WIB

Prajutrit TNI mulai Pasang Mal Pondasi untuk mempercepat Pengecoran Struktur Utama Jembatan

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:58 WIB

Babinsa Koramil 05/Darul Makmur Laksanakan Komsos dengan Warga

Berita Terbaru