Komitmen Negara Dalam Menegakkan Supremasi Hukum BEM Malang Raya Desak Penegakan Hukum Dan Transparansi Atas Kasus Penyiraman Air Keras

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:50 WIB

4036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang // Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Malang Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Balaikota Malang, sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik impunitas dan mandeknya penegakan hukum dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andri Yunus.(10 April 2026)

Dipimpin oleh koordinator lapangan, Moh. Fauzber langsung sejak mulai 14.30 -17.00 WIB, dengan massa aksi melakukan longmarch dari Jl. Basuki Rahmat – Jl. Kahuripan – Jl. Tugu, sebelum kembali ke titik aksi. Sepanjang aksi, mahasiswa menyuarakan tuntutan tegas: negara tidak boleh kalah oleh kekuatan yang melindungi pelaku kejahatan.BEM Malang Raya menilai bahwa penanganan kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen negara dalam menegakkan supremasi hukum. Upaya untuk menyeret kasus ke ranah peradilan militer dinilai sebagai bentuk kemunduran dan berpotensi melanggengkan impunitas.

Dalam pernyataannya, massa aksi menegaskan tuntutan utama sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Mengadili pelaku di peradilan umum dengan pasal percobaan pembunuhan;

2. Mengusut aktor intelektual hingga tuntas;

3. Membentuk tim investigasi independen yang transparan;

4. Menjamin perlindungan dan pemulihan penuh bagi korban;

5. Mengakhiri impunitas dan mereformasi peradilan militer.

Mahasiswa menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar solidaritas, melainkan bentuk tekanan publik agar negara tidak abai terhadap keadilan. Mereka juga mengingatkan bahwa kegagalan mengusut tuntas kasus ini akan semakin memperkuat ketidakpercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Dalam kondisi hujan aksi berlangsung dengan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan. Namun demikian, gelombang tekanan dari mahasiswa dipastikan tidak akan berhenti sampai keadilan benar-benar ditegakkan tanpa kompromi.

“Jika hukum tunduk pada kekuasaan, maka rakyat akan berdiri melawan,” menjadi seruan yang menggema dalam aksi tersebut.

Redaksi//

Teropongbarat.com

(Partono)

Berita Terkait

Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Kompak Perbaiki Jalan Tani
Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62
Lakalantas di Desa Biangkeke Merenggut Nyawa, Kasatlantas Polres Bantaeng Angkat Bicara
Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah
Polres Bantaeng Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Kedisiplinan dan Profesional
Babinsa Bonto Lebang Laksanakan Pendampingan Hanpangan di Lahan Persawahan Warga
Protes Pemberitaan Surya Paloh ,Ribuan Masa KOMBAT Sumut Gelar Aksi Pembakaran Majalah Tempo di Medan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:34 WIB

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 23:18 WIB

Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu

Jumat, 17 April 2026 - 18:53 WIB

Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB

Eddy Samrah Jadi Aspidum Kejati Aceh di tunjuk Jaksa Agung

Jumat, 10 April 2026 - 23:04 WIB

Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Kamis, 2 April 2026 - 14:07 WIB

Paska Hari Raya idul Fitri 2026 Bupati Agara, HM Salim Fakhry Tandatangani SK Plt Asisten III Setdakab.

Kamis, 2 April 2026 - 10:14 WIB

Polres Agara berhasil mengamankan Paruhbaya pengguna Sabu

Rabu, 1 April 2026 - 16:59 WIB

Polres Agara Amankan Oknum Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti

Berita Terbaru