Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia : ‘Menduga’, Rapat Pembahasan Anggaran di Kota Medan, ada Bagi-Bagi Kepentingan Eksekutif dan Legislatif Melalui FGD

Imran Cibro

- Redaksi

Minggu, 28 Januari 2024 - 18:23 WIB

40434 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM – Pertemuan yang di laksanakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam, atas nama Banggar yang menggelar rapat FGD terkait anggaran R-APBK  bersama TAPK  di luar kota subulussalam, mendapat sorotan dari salah satu LSM yang ada di kota subulussalam.

Pertemuan tersebut telah di agendakan sebelumnya dan sudah di laksanakan di salah satu hotel yang bertempat di Kota Medan pada hari Jum’at – Sabtu tanggal 26-27/01/2024 lalu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kota Subulussalam Edi Suhendri, SKM  menilai, sikap Pimpinan dan Anggota Banggar bersama TAPK Subulussalam tersebut kurang elok, sebab masyarakat akan sulit memantau.

Edi mengatakan, “Karena sifat biasanya kan  terbuka, di karenakan pertemuan itu di luar kota subulussalam, masyarakat tidak bisa mengikuti. Kalau masyarakat ke sana juga membutuhkan uang jika ingin mengikuti rapat, “sampai Edi

Di lanjutkannya, “Rapat Anggaran di kota medan terlalu mubajir, Edi mengatakan Kurang Elok FGD di laksanakan di kota medan, karena Sulit dipantau Masyarakat, kita memahami, pelaksanaan rapat di luar kota tidak dilarang oleh perundang-undangan, ” ucapnya

Edi juga mengatakan, akan lebih baik jika rapat digelar di kota subulussalam agar lebih mudah diakses oleh publik. “Lebih bagus lagi kalau rapat itu dilakukan di gedung DPRK, tetapi saya melihat di situlah ada keuntungan ekonomisnya, “imbuhnya

Masih dengan Edi, “Mungkin kalau di luar kota, pendapatan uang transportasinya, uang hariannya uang hotelnya dan uang sakunya itu kan menjadi bertambah, menjadi lebih besar pendapatannya, jangan jangan kisruh saat pembahasan pertama satu Minggu yang lalu hanya sebuah skenario agar dapat di laksanakan di luar daerah, “ujar Edi

Edi Suhendri Menyoroti, tidak ada alasan FGD pembahasan Anggaran Murni di luar daerah, sebab fasilitas yang ada di gedung DPRK Subulussalam lengkap dan masih layak juga. “Hotel yang ada di kota subulussalam mempunyai standar, maka patut kita menduga rapat pembahasan anggaran di kota medan melalui FGD untuk bagi bagi kepentingan antara eksekutif dan legislatif, namun jauh dari harapan untuk kemakmuran rakyat kota subulussalam, “ungkap Edi

Edi menambahkan, “Untuk diketahui, pembahasan di luar kota sebelum pengesahan anggaran APBK ini, akan menjadi tradisi yang akan dilakukan oleh Banggar dan TAPK yang akan datang kedepannya di luar daerah,  “tegasnya

Edi mengkritisi pembahasan anggaran melalui FGD yang dilakukan di luar kota, sebab, selain butgetnya memakan dana sangat besar, dan juga  akan menyita waktu perjalanan

“Seharusnya anggaran dibahas di kota subulussalam saja, apalagi untuk anggaran R-APBK Murni yang sudah  mepet waktu pengesahannya, “tutup Edi.[•]

s0mP∆r84|r

Berita Terkait

Tegas! Polres Langkat Amankan 35 Tersangka Narkoba Selama Operasi Antik Toba 2026
Didukung Penuh Gubsu Boby ,Syah Afandin Tancap Gas Kelola Sumur Tua Langkat untuk Rakyat
Waka DPC MADAS SEDARAH Jember Agus Jagal Dampingi Warga Lapor Polisi, Dana Pengurusan AJB Diduga Dipakai untuk Kepentingan Pribadi
TNI Laksanakan pemasangan papan Mal Jembatan Perintis
Merasa Tertipu Jual Beli Lahan. Saor Manik Segera Tempuh Jalur Hukum Laporkan
Media Mitra Lapas Labuhan Ruku sampaikan hak jawab, Rahmat Hidayat minta Menteri tidak mudah percaya laporan dugaan tanpa bukti
Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi
DPD APPSI Tebo Melakukan Konsolidasi , Membangun Kekuatan Pedagang Pasar untuk Ekonomi Daerah yang Lebih Maju

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:45 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:44 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:25 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:50 WIB

Pabrik Tetap Mengepul Meski Dilarang Beroperasi, Wibawa Pemerintah Dipertanyakan di Kasus PT Hopson Aceh Industri

Senin, 1 Juni 2026 - 23:25 WIB

Meski Dilarang Beroperasi, PT Hopson Aceh Industri Tetap Produksi, Dugaan Pembangkangan Hukum Kian Terang Benderang

Senin, 1 Juni 2026 - 20:53 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:47 WIB

Limbah Diduga Dipindahkan Setelah Kasus Mencuat, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan dan Aparat Didesak Usut Dugaan Penghilangan Jejak

Berita Terbaru