Program YESS Meningkat Tiap Tahun, Direktur Polbangtan Apresiasi Pemkab Bantaeng 

- Redaksi

Rabu, 21 Juni 2023 - 06:47 WIB

40361 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG Teropongbarat.Co, – Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Kabupaten Bantaeng menggelar Open Day YESS 2023, Pameran Produk Pertanian dan Kewirausahaan untuk SMK se Kabupaten Bantaeng di SMK Darul Ulum Layoa Kecamatan Gantarangkeke, Selasa (20/6).

Kegiatan ini Bekerjasama dengan SMK Darul Ulum Layoa dan dilaksanakan selama dua hari. Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Detia Tri Yunandar mengatakan, Program YESS adalah program kerjasama antara Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan International Fund For Agricultural Development (IFAD), dilaksanakan di empat Provinsi termasuk Sulsel.

Polbangtan Gowa sendiri merupakan Provincial Project Implementation Unit (PPIU) atau Pelaksana Program YESS ditingkat Sulsel. Program YESS ini konsen dalam pemberdayaan pemuda untuk membangun kewirausahaan disektor pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di Sulsel ini hanya lima kabupaten yang memperoleh Program YESS yakni Gowa, Bone, Maros, Bulukumba dan Bantaeng. Tujuan utama Open Day selain untuk mengekspose produk pertanian, lebih dari itu bagaimana membangun minat pemuda khususnya siswa agar tertarik pada sektor pertanian,” kata dia.

Selain itu, Detia juga mengungkapkan, Bantaeng memiliki kekhususan karena memiliki peranan sektor pertanian yang dominan dan menjadi sektor utama dalam membangun perekonomian di daerah.

“Dan tentu program YESS Bantaeng ini lebih konsen, dengan harapan berbagai realisasi kegiatan lebih besar di Bantaeng,” kata dia.

Dia juga terkesan dan berterima kasih kepada Pemkab Bantaeng dengan dasar pelaksanaan Program YESS di Bantaeng yang luar biasa dan setiap tahun makin meningkat.

“Saya melihat program YESS ini sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh penerima manfaat di Kabupaten Bantaeng,” kata dia.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sulsel Wilayah IV, Samsul Rijal mengatakan, sekolah SMK itu berbeda dengan SMA. Siswa SMK diharapkan memiliki keahlian kewirausahaan agar kedepan bisa membuka lapangan kerja untuk dirinya sendiri. Pameran produk tersebut kata dia membuktikan bahwa siswa SMK se Kabupaten Bantaeng sudah mulai berpikir mengelola potensi sekitar untuk dijadikan sesuatu yang memiliki nilai jual.

“Saya kadang mengambil contoh bahwa banyak orang-orang pendatang dari luar Kabupaten Bantaeng hadir di kampung kita hanya membawa keterampilan dan potensi dirinya, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Dia berharap, di era saat ini, peserta didik harus dibekali keterampilan dan sikap untuk mau bekerja sendiri, bukan generasi yang mengandalkan kebesaran leluhurnya. “Semoga kedepan kegiatan ini kedepan makin variatif, inovatif dan bisa memunculkan wirausahawan baru,” kata dia.

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengatakan, pelaksanaan kegiatan Open Day memiliki manfaat dan nilai yang besar. Sektor pertanian menjadi sektor yang menentukan keberlangsungan hidup manusia di muka bumi.

“Kita pernah melewati masa-masa yang suram namanya Covid 19, semua sektor tiarap, hanya satu sektor yang berdiri tegak yaitu sektor pertanian, betapa menjanjikannya sektor pertanian, dan itu sudah kita rasakan di Bantaeng,” kata dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan, Kabupaten Bantaeng adalah yang terkecil dari lima kabupaten kota di Sulsel yang mendapatkan program YESS. Tetapi, Pada tahun 2022 Pertumbuhan Ekonomi Bantaeng mencapai 15,45 persen dan menempati urutan ke enam Tingkat Nasional dengan 28 persen daya ungkitnya pada sektor pertanian.

“Kami tumbuh 15,45 persen karena ada semangat kebersamaan semua elemen mulai dari pendidikan formal, keluarga besar petani, anak-anak muda milenial yang mau menjaga semangatnya dan kita berharap forum Open Day hari ini juga menjadi bagian dari itu. Yang saya mau katakan juga bahwa apapun yang menjadi konsen dari sektor aktifitas kita itu memiliki tantangan termasuk pertanian,” kata dia. (Opick)

Berita Terkait

Tingkatkan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana, BRI BO Bantaeng Kolaborasi dengan BPBD Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Simulasi
H.Syah Afandin Tepung Tawari 398 Jemaah Calon Haji Langkat,Pesan Jaga Kesehatan dan Keihklasan
Pendampingan Babinsa Jadi Penyemangat Petani Padi di Desa Bonto Majannang
Selama Dua Hari, Personil Polres Bantaeng Ikuti Test Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026
Hidup Sehat Sejak Dini, PT Socfindo Kebun Lae Butar Gelar Edukasi Sanitasi bagi Siswa PAUD
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Dulu Saya Menyebut Mereka Malas. Sekarang, Saya Tahu Mereka Hanya Lelah.”**
Aksi ‘Orang Dalam’ Terbongkar, Dua Karyawan Curi Bahan Baku Pabrik di Tangerang

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:34 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut

Kamis, 16 April 2026 - 22:47 WIB

Gianyar Perkuat Benteng Kerukunan, Rapat PAKEM Tegaskan Nihil Aliran Menyimpang

Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WIB

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 April 2026 - 16:37 WIB

Diduga PTSL 2024-2025 Desa mangliawan Jadi Ajang Pungli

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madura Asli Sedarah resmi mencabut Surat Keputusan (SK)

Kamis, 16 April 2026 - 15:09 WIB

Polresta Denpasar Amankan Aksi Damai Forkom SSB, Ratusan Truk Sampah Bergerak Tertib

Kamis, 16 April 2026 - 09:35 WIB

CCTV saat pembacokan” Ujar HD di RSUD jumat 20 maret 2026

Kamis, 16 April 2026 - 05:43 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Berita Terbaru