Pemerintah pusat dan daerah sinkronkan data, dorong kepastian hukum batas administrasi
Medan, — Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi terkait batas wilayah administrasi di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (8/4/2026). Rapat ini dihadiri langsung Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.
Rapat dipimpin Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Suib. Ia menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Bupati Pakpak Bharat kepada Menteri Dalam Negeri yang turut ditembuskan kepada Gubernur Sumatera Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rapat ini penting untuk penegasan batas wilayah administrasi sesuai Permendagri Nomor 28 Tahun 2019,” ujar Suib.
Dalam rapat tersebut, Direktur Toponimi dan Batas Antar Daerah Kementerian Dalam Negeri, Raziras Rahmadillah, memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan pemerintah pusat dalam menyelesaikan persoalan batas wilayah antara Kabupaten Pakpak Bharat dan Kabupaten Dairi.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat sebelumnya telah menyurati Kemendagri terkait batas administrasi, sekaligus melakukan audiensi langsung dengan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, beberapa waktu lalu.
Sebagai tindak lanjut, Kemendagri melakukan peninjauan langsung ke lapangan yang diawali dengan koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui rapat tersebut.
Raziras menjelaskan, terdapat perbedaan antara SK Kementerian Kehutanan Nomor 846 Tahun 2025 dengan Permendagri Nomor 28 Tahun 2019. Hasil overlay menunjukkan bahwa lokasi Batalyon TP 908 yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Dairi berada di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.

“Karena lokasi harus sesuai dengan keberadaannya, maka diusulkan revisi terhadap SK Kemenhut Nomor 846 Tahun 2025,” jelasnya.
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, berharap proses penegasan batas wilayah ini dapat segera diselesaikan demi menciptakan kepastian hukum.
“Semoga cepat selesai. Ini penting agar tidak ada lagi keragu-raguan mengenai batas wilayah di masa mendatang,” ujarnya usai rapat.//ujungmaster24..

















































