Sampang Masuk 6 Kabupaten di Jawa Timur Rawan Konflik Pilkada 2024

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 15 Agustus 2024 - 20:56 WIB

40450 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Wakil Kepala Daerah tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Timur tahun 2024, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur telah menyiapkan ribuan personil Pengamanan.

Bahkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Imam Sugianto mencatat 6 Kabupaten, dari 9 Kota dan 29 Kabupaten yang ada di Jawa Timur, sebagai rawan konflik di Pilkada, wajib ada pengamanan lebih dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur.

6 Kabupaten Kota dimaksud adalah 4 Kabupaten di Madura, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep serta Lumajang dan Pasuruan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan secara teknis pengamanan sistem 2-1-2 yang dimaksud 2 TNI dan 2 Polri setiap 1 TPS, jelasnya.

Menariknya, dari 6 Kabupaten rawan dimaksud, Kabupaten Sampang menjadi perhatian utama, karena dianggap paling sering terjadi konflik dan sulit di prediksi.

Menurutnya, Kabupaten Sampang menjadi perhatian utama, khususnya karena juga jadi barometer nasional dengan pengalaman Pemilu sebelum-sebelumnya yang sulit diprediksi dan sering terjadi konflik.

Untuk jumlah pasukan pengamanan Pilkada serentak pada November tahun 2024 yang akan datang, Kapolda Jatim Imam Sugianto mengatakan telah siap menerjunkan sebanyak 155.337 personil, anggota pasukan dari TNI dan Polri, dan ditambah Satpol-PP setiap daerah.

“Untuk pengamanan, kita siapkan 155.337 pasukan, dengan sistem 2-1-2 untuk 6 Kabupaten Paling rawan”, ungkap Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugiarto usai menghadiri Sispamkota di Pelabuhan Taddan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (14/8/2024).

Dengan selesainya Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 ini, diharapkan adanya komitmen bersama yang sinergis menjaga pelaksanaan Pilkada serentak di Jatim berlangsung aman, damai dan kondusif, pungkas Imam. (Red).

Berita Terkait

Polres Sergai Sikat 38 Kasus Narkoba, 58 Pelaku Ditangkap
Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.
Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:50 WIB

Pabrik Tetap Mengepul Meski Dilarang Beroperasi, Wibawa Pemerintah Dipertanyakan di Kasus PT Hopson Aceh Industri

Senin, 1 Juni 2026 - 23:25 WIB

Meski Dilarang Beroperasi, PT Hopson Aceh Industri Tetap Produksi, Dugaan Pembangkangan Hukum Kian Terang Benderang

Senin, 1 Juni 2026 - 20:53 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:47 WIB

Limbah Diduga Dipindahkan Setelah Kasus Mencuat, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan dan Aparat Didesak Usut Dugaan Penghilangan Jejak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:28 WIB

Dugaan Pengondisian Lokasi Sebelum Pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri, Publik Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum terhadap PT Rosin

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:55 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:27 WIB

TK Negeri 2 Blangkejeren Dorong Kreativitas dan Semangat Belajar Lewat Festival Ceria Anak Bangsa 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:22 WIB

Aktivitas Ilegal PT Hopson Disebut Berulang Kali Terjadi, Di Mana Keberanian Negara Bertindak?

Berita Terbaru