Tim Relawan KITA BISA Salurkan 2,6 Ton Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:19 WIB

4074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Tim relawan Kita Bisa yang dipimpin oleh Ferry Irwandi bersama perwakilan dari Polda Sumatera Utara (Sumut) melakukan doorstop di Bandara Internasional Kualanamu, pada hari Kamis, 04 Desember 2025, siang.

Kedatangan tim ini adalah bagian dari upaya cepat penyaluran bantuan hasil penggalangan dana kilat selama 24 jam yang berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 10,3 Miliar.

Ferry Irwandi menyatakan bahwa Sumatera Utara dipilih sebagai titik pertama penyaluran logistik karena akses penerbangan yang paling memungkinkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah kemarin berjibaku mengumpulkan donasi dan berkoordinasi dengan banyak pihak, hari ini kami membawa 2,6 ton bantuan logistik dan nantinya akan kembali disusul pengiriman bantuan berikutnya. Kami berharap bantuan ini dapat segera tersalurkan dengan baik, terutama ke wilayah-wilayah yang minim bantuan atau yang terisolasi,” ujar Ferry Irwandi.

Wilayah Aceh Tamiang menjadi salah satu prioritas utama penyaluran. Berdasarkan informasi dari relawan di lapangan, kebutuhan di sana masih sangat tinggi.

“Hari ini kami membawa sekitar 1-2 dump truk bantuan. Fokus kami adalah menjangkau desa-desa dan wilayah hilir. Untuk daerah kota, bantuan relatif sudah banyak masuk, sehingga kami mencari titik-titik yang paling memungkinkan untuk segera dikirimkan,” tambahnya.

Hibat, perwakilan Kita Bisa Jakarta, merinci jenis-jenis bantuan yang disiapkan berdasarkan masukan langsung dari korban.

Bantuan itu antara lain makanan siap konsumsi yang bergizi, bukan sekadar mi instan, kebutuhan ibu menyusui, seperti pampers dan kebutuhan bayi, pembalut dan pakaian dalam, karena menjadi kebutuhan mendesak yang jarang tersedia, dan
perlengkapan kebersihan.

Selain itu, tim Kita Bisa juga bekerja sama dengan pihak penyedia air bersih dan saat ini sedang mengupayakan pengadaan alat filter atau terminal air bersih di lokasi terdampak.

Ferry Irwandi menekankan pentingnya kolaborasi dalam penanganan bencana. Tim Kita Bisa menyampaikan apresiasi dan terima kasih khusus kepada Polri atas dukungannya.

“Kami pada awalnya mengalami kesulitan mendapatkan transportasi udara karena padatnya trafik. Namun kemudian, kami mendapat bantuan dari Ditpolairud Polri yang mengangkut sekitar 2,5 ton bantuan, dan itu sangat membantu. Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah membantu, termasuk proses loading di Medan, dan dukungan Polda Sumut yang ikut menjaga dan memfasilitasi distribusi ini,” jelas Ferry.

Distribusi logistik dari Bandara Kualanamu akan dilakukan melalui jalur darat, dan untuk daerah tertentu, penyaluran juga dilakukan melalui jalur sungai.

Haikal, dari Kita Bisa Sumut menambahkan bahwa rencana distribusi berikutnya adalah ke Desa Tualang, Kabupaten Langkat, dan tiga titik lainnya di Langkat, sambil memprioritaskan jalur menuju Aceh Tamiang.

Mengakhiri doorstop, Ferry Irwandi berharap pemerintah dapat bekerja maksimal dan memandang kritik sebagai bentuk kepedulian tertinggi dan sarana untuk perbaikan. (*)

Berita Terkait

Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Bonto Lebang Lakukan Pemantauan Lahan Sawah
Konflik APBK Aceh Singkil, Usai Di Mediasi, Oleh Wakil Gubernur Aceh
Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos
Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Kompak Perbaiki Jalan Tani
Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62
Lakalantas di Desa Biangkeke Merenggut Nyawa, Kasatlantas Polres Bantaeng Angkat Bicara
Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Kamis, 16 April 2026 - 03:09 WIB

Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat

Rabu, 15 April 2026 - 17:47 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Selasa, 14 April 2026 - 14:46 WIB

Hak Angket nyeleneh”Dan Bayang Bayang jual Beli Pokir,Fungsi DPRK Dipertanyakan,Dari Pengawasan Ke Alat Ukur Politik

Berita Terbaru