Wakil Ketua Komisi A DPRK Subulussalam, Respek dan Sependapat dengan Pernyataan Sikap Positif APDESI: Walikota Harusnya Selesaikan perHutangan Bukan Malah Pencitraan

Imran Cibro

- Redaksi

Rabu, 8 Mei 2024 - 18:04 WIB

40279 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUBULUSSALAM ACEH | Dolly S Cibro wakil ketua Komisi A, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Subulussalam mendukung statement dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) setempat.

“Walikota harusnya berpikir untuk menyelesaikan bukan malah asyik pencitraan,” sampai Dolly, Rabu 8 Mei 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, dipenghujung berakhirnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam saat ini, masih meninggalkan hutang kepada Perangkat Kampong se Kota Subulussalam dan Tenaga Medis RSUD.

Yang dimana, sampai saat ini Honor mereka belum juga diselesaikan sebagaimana mestinya dan siapakah yang akan menanggung beban terkait hutang itu nantinya.

“Sampai saat sekarang ini status untuk pembayaran seluruh Honorarium mereka belum juga ada kejalasan atau kepastian dari Pemko Subulussalam,” terang Dolly.

Terlihat, lanjut Dolly, Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam dipenghujung berakhirnya masa jabatan terkesan seperti menutup mata dan telingga sehingga sama sekali tidak menghiraukan terkait problem dan rintihan para perangkat kampong dan rintihan tenaga medis RSUD Kota Subulussalam tersebut.

Seharusnya masih kata Dolly, dipenghujung masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam, harusnya berpikir keras untuk menyelesaikan problem yang ada bukan malah hanya melakukan pencitraan di akhir masa jabatannya.

“Harusnya di selesaikan, jangan membuat hati para perangkat kampong dan Tenaga Medis RSUD Subulussalam merintih karena kekecewaan terhadap Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam belum membayar Honorarium mereka,” imbuh Dolly.

Ditambahkan Dolly, Walikota Subulussalam saat ini hanya memperlihatkan kegiatan serimonial, yang menurut Dolly tidak begitu terlalu penting.

“Dengan memperlihatkan seperti itu, seakan-akan Pemerintahan Subulussalam saat ini sedang baik-baik saja, padahal berbanding terbalik dengan kenyataan nya. Kondisi Pemko saat ini dalam keadaan yang tidak baik-baik saja dengan adanya rintihan honor perangkat kampong dan honor tenaga medis RSUD. Ditambah lagi dengan tagihan listrik kantor Disdukcapil ternyata sudah 8 (Delapan) bulan belum juga terbayar,” cetus Dolly.

Maka oleh karena itu pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah melayangkan surat teguran (Somasi) kepada pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Apabila dalam bulan ini, bulan 5 (lima) tidak dilakukan pelunasan atau pembayaran maka pihak PLN akan memutus aliran arus listrik.

“Jika aliran listrik Disdukcapil sampai di putus, akan mengakibatkan aktifitas di Disdukcapil itu akan lumpuh sehingga akan mempersulit masyarakat dalam melakukan pengurusan yang berkaitan dengan administrasi Penduduk dan Pecatatan Sipil,” terang Dolly.

Tidak hanya itu saja di beberkan Dolly, Pemerintah Kota Subulussalam saat ini juga sangat alergi ketika lembaga DPR Kota Subulussalam melakukan kritik.

Padahal, dengan jelas lembaga DPR Kota Subulussalam hanya menjalankan tugasnya yaitu pengawasan terhadap seluruh kebijakan yang dilakukan oleh Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam.

“Oleh karena itu, saya sebagai salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Subulussalam dari Partai Demokrat Fraksi Sada Kata mengatakan Kepemimpinan Pemerintahan Kota Subulussalam GAGAL,” tutup Dolly.[JD]

Berita Terkait

Tegas! Polres Langkat Amankan 35 Tersangka Narkoba Selama Operasi Antik Toba 2026
Didukung Penuh Gubsu Boby ,Syah Afandin Tancap Gas Kelola Sumur Tua Langkat untuk Rakyat
Waka DPC MADAS SEDARAH Jember Agus Jagal Dampingi Warga Lapor Polisi, Dana Pengurusan AJB Diduga Dipakai untuk Kepentingan Pribadi
TNI Laksanakan pemasangan papan Mal Jembatan Perintis
Merasa Tertipu Jual Beli Lahan. Saor Manik Segera Tempuh Jalur Hukum Laporkan
Media Mitra Lapas Labuhan Ruku sampaikan hak jawab, Rahmat Hidayat minta Menteri tidak mudah percaya laporan dugaan tanpa bukti
Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi
DPD APPSI Tebo Melakukan Konsolidasi , Membangun Kekuatan Pedagang Pasar untuk Ekonomi Daerah yang Lebih Maju

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:45 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:44 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:25 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:50 WIB

Pabrik Tetap Mengepul Meski Dilarang Beroperasi, Wibawa Pemerintah Dipertanyakan di Kasus PT Hopson Aceh Industri

Senin, 1 Juni 2026 - 23:25 WIB

Meski Dilarang Beroperasi, PT Hopson Aceh Industri Tetap Produksi, Dugaan Pembangkangan Hukum Kian Terang Benderang

Senin, 1 Juni 2026 - 20:53 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:47 WIB

Limbah Diduga Dipindahkan Setelah Kasus Mencuat, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan dan Aparat Didesak Usut Dugaan Penghilangan Jejak

Berita Terbaru