8 Tahun sebagai tombak sejarah baru bagi ormas Formasy Praja Nusantara

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:33 WIB

4069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang. // 6/6/2026 Hari ini,ormas Formasy Praja Nusantara (FPN) dalam mengingat sejarah pendiriannya dengan tujuan terbinanya generasi penerus nusantara dalam memperkokoh budaya bangsa dengan 4 pilar kebangsaan (Pancasila:UUD 1945; Bhineka Tunggal Ika dan NKRI) menuju kemakmuran dan kejayaan serta keadilan sosial bagi anak bangsa dalam kancah pergaulan dunia, dalam HUT 8 tahun yang masih terhitung usia muda mengusung tema

Cruak Gagak Nggrumut Semut- Hidup dengan diri sejati seiring kehendak Semesta dalam ridhoNYA.Semangat pergerakan yang dilakukan sejak 2019 sampai sekarang adalah membangun kesadaran etika sosial dan kesadaran hukum atas pemanfaatan dan penggunaan air di kawasan hutan sebagai upaya mitigasi krisis air demi ketersediaan air sekarang dan yang akan datang.

Dalam kesempatan ini Ketua Umum didampingi Hassoyo Joko Pitono selaku Asisten Konstruksi Budaya dan Peradaban Nusantara DMN FPN,Suparman Warga Oro oro Ombo Kota Batu,Rohman warga kepanjen Kabupaten Malang dan Roni warga Giripurno Bumiaji dan warga kota malang yang juga aktivis lingkungan komunitas dulur tunggal banyu.Dodik Purwoko,SP. Ketua Umum DMN Ormas FPN dalam giat lokal dan berdampak global dalam rangkaian *MITIGASI KRISIS AIR* dengan potong tumpeng bersama pemdes dan masyarakat dawuhan tegal gondo di lokasi sempadan sungai brantas yang juga berdekatan( kurang lebih 3 meter) jaraknya dengan sumber air sengkaling menyampaikan bahwa giat ini menjadi warna baru dikarenakan diadakan do’a dilahan warga yang ada sumber mata airnya saat waktu jam 15.08 dan dilakukan bersama dan diamini oleh seluruh anggota formasy praja nusantara di seluruh wilayah dimana mereka tinggal dengan harapan ketengan bathin,ketentraman hati, kemakmuran hidup dengan diri sejati seiring kehendak semesta dalam ridho Tuhan Yang Maha Esa menjadikan kebersamaan dalam ruh dan jiwa pergerakan dimana mereka bumi dipijak, disamping sebagai wahana diskusi diantara warga masyarakat malang raya yang saling membangun juga sebagai sosialisasi untuk sadar taat dan tertib aturan hukum bagi pemanfaat dan pengguna air permukaan dan atau air tanah. Terlepas apapun air adalah hajad hidup orang banyak maka sudah seharusnya para pemanfaat dan pengguna diatas 100 meter kubik per bulan dan sebagai kepentingan usaha(dijual belikan) memiliki Surat Ijin Pengusahaan Air tegasnya demi menghambat laju perusakan sumber daya air. Giat inisiasi FPN ini hanya awal dan akan dilanjutkan dengan giat yang sama di beberapa tempat di Bumi Nusantara yang lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dodik menambahkan kalau boleh berharap kesadaran bukan hanya karena aturan dan sanksi ancaman kurungan penjara dan denda hukumnya saja tetapi sudah seharusnya muncul kesadaran akan semesta sebagai nilai ibadah dan demi keberlanjutan peradaban.tandasnya.

Abdul Kholil dalam kesempatan yang sama sebagai tokoh masyarakat dan aktivis lingkungan lingkungan tegal gondo Karangploso menyampaikan Alkhamdulillah kulo atas nama warga dan pemdes matur suwon atas kunjungan atau HUT FPN ke 8 tahun yg diadakan di desa kami dusun dawuhan desa tegal gondo kec karang ploso kab malang kami sangat mendukung apa yg jenengan haturkan tadi terkait mitigasi krisis air sebagai tanggungjawab bersama,semoga tetap terjaga kelestarian alam dan sumber mata air yg ada di negeri tercinta ini semoga lelah jnengan menjadi lillah. Aamiin.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Salam Satu Jiwa,Jiwa Nusantara.

Berita Terkait

Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air
Tanpa Plat Nomor Tetap Dilayani — Truk Berjejer Isi Solar Subsidi Di Bawen, Supir Sebut Pemilik Armada GN, Pengawasan Dipertanyakan
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
vonis publik bukan putusan hukum! guru ngaji masih terduga dalam kasus pencabulan
Bersama Bupati dan Dandim 1015, Kapolres Kotim Pantau pembuatan Sekat Kanal di kawasan Bandara, cegah Karhutla meluas.
Mediasi Sengketa LHP Gagal, Warga Lembah Melintang Lanjut ke Ajudikasi
ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Rampung 10 Hari
Uji Coba di 17 Kantah, ATR/BPN Minta Masyarakat Ikut Kawal Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:24 WIB

Anggota posramil Tripa Makmur Gotong Royong Pasang Tenda untuk Peringatan Maulid Nabi

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Eratkan Keakraban, Babinsa Serda syafrizal Jalin Komsos Bersama warga desa binaa Babah dua di Nagan Raya

Jumat, 4 September 2026 - 07:46 WIB

Babinsa Koramil 03/Seunagan Timur Laksanakan Patroli Karhutla Di Wilayah Binaan.

Jumat, 4 September 2026 - 07:42 WIB

PEMERINTAH DESA LANGKAK DAN POSRAMIL KUALA PESISIR HIMBAU WARGA CEGAH KARHUTLA DI MUSIM KEMARAU

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Laksanakan Komunikasi Sosial Dengan Tokoh Masyarakat Desa Blang Meurandeh

Kamis, 3 September 2026 - 16:36 WIB

Babinsa Bonto Lebang Dampingi Petani, Pastikan Pemeliharaan Tanaman Padi Berjalan Optimal

Kamis, 3 September 2026 - 08:39 WIB

Babinsa Posramil Kuala pesisir Sertu Safrin Ondu Dampingi Petani Perawatan Tanaman Bayam

Kamis, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Babinsa Posramil Tripa dan Bhabinkamtibmas Tripa Makmur Gelar Komsos, Himbau Warga Jangan Bakar Lahan 

Berita Terbaru