Kampong Sepadan Wujudkan One Vilage, One Produck Bangkitkan Kegotongroyongan Warga

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 1 Juli 2024 - 01:36 WIB

40278 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM, TEROPONG BARAT | Kampong Sepadan “Satu Desa Satu Produk” Yang digagas Kelompok Tani berkat dukungan Supardi Kepala Kampong Sepadan yang mengiginkan kedepannya daerah Sepadan produksi tanaman pangan untuk menanam Tanaman produktif jenis Buah Matoa, serasa bangkitkan semangat kegotongroyongan desa. (29/06/2024).

Tanaman Multi Fungsi dan serbaguna(MPTS) Buah Matoa tersebut, dibangun mulai Bangunan Naungan, pembenihan, pemeliharaan pemupukan dan penanaman. Harapan pemerintah desanya, dari kegiatan ini, “selain desa Sepadan Yang mayoritas petani Sawit, namun masyarakatnya juga secara sukarela memanfaatkan ruang lahan yang kosong untuk dapat berproduksi ‘DESA penghasil Buah Matoa.’ Dua fungsi yang nyata dari Pencapaian yang diharapkan kelompok taninya, bahwa penanaman Buah Matoa selain berfungsi sebagai penghasil buah secara ekonomis, juga berfungsi ganda untuk ekologi menjaga lingkungan kampong lestari.” Ujar Supardi Kepala Desa Sepadan yang dikenal sahabat masyarakatnya itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program One Village One Produck merupakan pengembangan potensi suatu wilayah untuk menghasilkan satu produk lokal yang khas untuk menggali dan inovatif kreatif lokal yang bersifat unik dan khas desa nantinya.” Kata Kepala desa Sepadan Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam menjelaskan.

Terlihat selama proses pembangunan Naungan, pembenihan, dan pembibitan di lokasi Kebun Bibit, seperti pengisian Polibet, penaburan benih, pagar, melibatkan banyak masyarakat berswadaya, bergotongroyong dan memberdayakan masyarakat kampong sekitarnya dari kelompok tani masyarakat Sepadan itu. Manfaat dari kegiatan ini juga tampak mengurangi angka pengangguran desa untuk penguatan tanaman pangan. //
Mas Anton tin**

Berita Terkait

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah
Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak
Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat
Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru