Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

4041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanggalan, teropongbarat.com. Gelombang protes warga terhadap aktivitas Pabrik Brondolan PT Binsuli Salam Makmur di Kampong Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, kembali pecah, Rabu (21/05).

Puluhan warga bersama sejumlah ibu rumah tangga turun ke jalan menghadang truk pengangkut CPO asam tinggi yang keluar masuk dari area pabrik.

Aksi spontan masyarakat itu dipicu kekecewaan yang selama ini terus menumpuk. Warga mengaku sudah terlalu lama hidup berdampingan dengan bau menyengat dari aktivitas pabrik yang diduga mencemari udara lingkungan permukiman mereka.
Sejumlah ibu-ibu bahkan nekat berdiri di badan jalan untuk menghentikan truk pengangkut limbah dan CPO. Situasi sempat memanas karena kendaraan besar tetap berusaha melintas di tengah kerumunan warga. Masyarakat menyebut aksi itu sebagai bentuk jeritan karena keluhan mereka selama ini dianggap tidak pernah benar-benar ditanggapi serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hidup tiap hari menghirup bau busuk. Pagi bau, malam bau. Anak-anak dan orang tua jadi terganggu. Kami bukan anti perusahaan, tapi jangan rakyat dijadikan korban,” ungkap Ucok Bancin salah seorang warga dalam aksi tersebut.

Di lokasi aksi, dua pihak manajemen perusahaan yakni Ir. Netap Ginting dan Heppi Bancin terlihat mencoba menenangkan situasi agar kendaraan pengangkut dapat keluar dari area pabrik. Namun warga tetap bersikeras menyampaikan tuntutan mereka terkait pencemaran udara dan dampak sosial yang dirasakan masyarakat sekitar.

Permukiman Diduga Terlalu Dekat dengan Pabrik. Warga menilai keberadaan pabrik yang terlalu dekat dengan pemukiman menjadi sumber utama persoalan. Bau menyengat dari pengolahan brondolan dan CPO asam tinggi disebut hampir setiap hari masuk ke rumah-rumah warga, terutama pada malam dan pagi hari.

Tak hanya polusi udara, masyarakat juga mengeluhkan kondisi jalan desa yang semakin rusak akibat tingginya aktivitas kendaraan bertonase besar milik perusahaan. Jalan yang sebelumnya digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari kini dipenuhi lubang dan debu akibat lalu lalang truk pengangkut.

Ucok Bancin salah seorang Warga meminta Pemerintah Kota Subulussalam melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan segera turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap dampak lingkungan serta tonase kendaraan yang melintas di jalan desa.

“Kalau dibiarkan terus begini, masyarakat yang menderita. Jalan rusak, udara tercemar, sementara kami tidak merasakan manfaat yang jelas,” kata warga lainnya.

Janji CSR Dipertanyakan

Selain persoalan pencemaran, masyarakat Kampong Cepu juga menyoroti janji Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak perusahaan yang dinilai belum dirasakan secara maksimal oleh warga sekitar pabrik.
Beberapa tokoh masyarakat menyebut sejak awal keberadaan perusahaan, warga berharap ada perhatian nyata terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Namun hingga kini, berbagai harapan seperti perbaikan fasilitas umum, perhatian kesehatan warga terdampak, hingga pemberdayaan masyarakat disebut belum berjalan sesuai harapan.

“Kalau perusahaan mengambil keuntungan di daerah ini, masyarakat sekitar juga harus diperhatikan. Jangan hanya datang membawa dampak buruk,” ujar Ucok Bancin.

Warga Minta Humas Diganti

Dalam aksi tersebut, muncul pula permintaan warga agar pihak perusahaan melakukan evaluasi terhadap bagian humas PT Binsuli Salam Makmur. Warga berharap perusahaan menghadirkan sosok humas yang lebih terbuka, komunikatif, dan mampu membangun hubungan baik dengan masyarakat kampong.
Menurut warga, komunikasi antara perusahaan dan masyarakat selama ini dinilai kurang berjalan baik sehingga banyak keluhan masyarakat yang tidak tersampaikan secara tuntas.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera memfasilitasi dialog terbuka antara warga dan pihak perusahaan agar persoalan pencemaran udara, kerusakan jalan, serta tanggung jawab sosial perusahaan dapat diselesaikan sebelum konflik semakin meluas. Pihak perusahaan PT Binsuli Salam Makmur sejauh berita ini diturunkan belum dapat dikompirmasi terkait perimbangn isi berita. (@)

Berita Terkait

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas
75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak
Prof. Dr. Sutan Nasomal Minta Kapolda Aceh Tuntaskan Dugaan Penganiayaan dan Mafia Tanah Transmigrasi Longkib
“Kalau Sudah Begini, Tentunya Ada Kekeliruan” Pengakuan PPAT Surya Dharma Jadi Titik Balik Dugaan AJB Bermasalah di Lae Saga
PPAT Akta Notaris Surya Dharma Digeruduk Pengakuan PPAT Surya Dharma Jadi Titik Balik Dugaan AJB Bermasalah di Lae Saga
Keterlibatan PPAT Surya Darma Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Profesionalisme Penerbitan AJB di Subulussalam
Kapolda Aceh Disambut Tarian Dampeng di Polres Subulussalam “Persiapan Matang dan Nuansa Adat Warnai Kunjungan Kerja”

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:39 WIB

Semangat Nasionalisme Pelajar Abdya Sambut Meriah Penutupan TMMD ke-128

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:13 WIB

Ratusan Warga Tersentuh Saksikan Drama Perjuangan TNI di Penutupan TMMD Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:30 WIB

Warga Antusias Saksikan Atraksi Bela Diri Militer Sambut Kapok Sahli Pangdam IM

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:29 WIB

Penutupan TMMD ke-128 Kodim Abdya Berlangsung Humanis, Lansia dan Difabel Dapat Bantuan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:59 WIB

TNI dan Pemda Salurkan Paket Sembako bagi Warga di Penutupan TMMD Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:35 WIB

Bazar Ketahanan Pangan Kodim Abdya Disambut Antusias Warga Gunung Cut

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:07 WIB

TMMD Ke-128 Abdya Sukses Bangun Jalan, MCK, Sumur Bor hingga Ketahanan Pangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:46 WIB

Ratusan Warga Manfaatkan Pengobatan Gratis pada Penutupan TMMD Abdya

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Semangat Nasionalisme Pelajar Abdya Sambut Meriah Penutupan TMMD ke-128

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:39 WIB