Teori Jeruk Nipis Untuk Kota Subulussalam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 2 Juli 2024 - 05:38 WIB

40202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Mari sedikit kita bermain imajinasi dengan Teori Jeruk Nipis untuk Regenerasi Kota Subulussalam yang di Juluki Kota Sada Kata Syeh Hamzah Fansury.

Bayangkan ada sebuah jeruk nipis berwarna hijau agak ke kuning-kuningan.
Lalu jeruk tersebut Anda potong menjadi dua.
Kemudian pegang salah satunya dan peraslah sampai air tetesannya mengucur.

Apa yang Anda rasakan..?_
Asam bukan..?_
Setiap tetesannya membuat Anda menelan ludah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau imajinasi Anda kuat, sekarang Anda juga sedang menelan air liur saking merasakan asamnya.
Betul…..????_

Padahal jeruknya tidak ada.
Tapi rasa asamnya terasa hingga Anda perlu menelan ludah.

Jika anda merasakan kejadian serupa itulah yang disebut
@TEORI JERUK NIPIS@

Bahwa tubuh manusia dirancang untuk merespon apa yang dibayangkan.
Apa yang dipikirkan itulah yang jadi kenyataan.

Sehingga jika Kota kita sedang menghadapi masalah, lalu kita berpikir yang aneh-aneh dan negatif, hidup akan terasa asam.
Jadi gak enak, tubuh juga akan drop.
Kemungkinan malah jatuh sakit, bahkan depresi.

Padahal semua kekhawatiran itu belum tentu terjadi.

Kita sebenarnya sedang “meneteskan jeruk nipis” di kehidupan kita.

Semakin banyak tetesannya semakin berat masalahnya.

Kuncinya ADA dalam PIKIRAN

Jika air liur saja bisa dipancing hanya dengan memikirkan sebuah jeruk.

Maka sebetulnya masalahpun bisa diatasi dengan permainan pikiran.

Maaf….
Coba anda perhatikan orang yang memiliki kelainan jiwa…Secara fisik mereka sehat. Namun mereka hidup di dunia yang berbeda.

Mereka menciptakan dunianya sendiri.

Jeruk nipis yang mereka teteskan terlalu banyak, sehingga muncul lawan bicara yang begitu nyata.Yang bisa diajak bicara.

Sekarang ubah mindset Anda.

Jika Kota Subulussalam didera masalah bertubi-tubi anggap itu “proses pondasi.”

Bahwa Allah hendak membangun hotel berlantai 100.
Bayangkan sebuah proyek hotel dengan tinggi 100 lantai.
Pondasinya pasti dalam sekali dan kuat sekali.
Dan pengerjaannya pun pasti lama. Jika pondasinya selesai dia akan mampu menopang beban hingga 100 lantai sekalipun …

Ketahuilah, Allah tidak pernah iseng memberi kita masalah. Dia ingin kita kuat, bukan ingin kita sekarat. Maka berhati-hatilah dengan pikiran Anda…Berbaik sangkalah kepada Allah dan Para Pemimpin Pendahulu, maka kehidupan pun atas ijin Allah akan membuat kita lebih nyaman.
Mas Anton tin. **

Berita Terkait

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah
Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak
Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat
Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru