Umergian Banurea Meminta PT SPT Kembalikan Lahan yang di Serobot & Tanaman yang Dirusak

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 15 Juli 2024 - 11:37 WIB

40242 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM | Sejumlah lahan lahan masyarakat yang diduga diserobot dan dirusak PT Sawit Panen Terus(SPT)diwilayah Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam masyarakat meminta pada PT SPT untuk mengembalikan lahan dan tanaman yang diduga dirusak PT Sawit Panen Terus.

Salah satu masyarakat Umargian banurea dengan tegas meminta agar pihak PT SPT mengembalikan lahan yg telah di serobot dan segera mengganti tanaman yg sudah di rusak. Jelas Umergian Banurea mengultimatum pihak SPT serta pihak pihak yg ikut menjual dan menguasai lahan kebunnya dan akan di bawa ke ranah hukum.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semenjak tahun 2008 saya membuka dan menanami lahan tersebut, ada pohon sawit yang sudah berbuah, jengkol dan tanaman lain.bahkan para pengolah kayu dari dulu selalu singgah beristirahat di pondok saya” kata Banurea menjelaskan.

SementaraJuliamin banurea Ketua forum Permata(perhimpunan masyarakat anti mafia tanah) di lokasi yang sama sangat mengharapkan keseriusan pemerintah menyelesaian penyerobotan yang di lakukan pihak SPT.

“Kita mengapresiasi APH dan Satgas Mafia Tanah yang telah merespon permasalahan ini, tapi kita berharap agar penyerobotan dan kejahatan perusakan lingkungan ini di selesaikan sampai tuntas. Tangkap dan temukan aktor sindikat mafia tanah di kota subulussalam. Jelas ketua Forum Permata.

Beliau menambahkan, kalo penyerobotan lahan oleh pihak SPT di biarkan belarut-larut akan menjadi preseden buruk terhadap penegakan hukum ke depan. Apa lagi Mentri Atr/ BPN sudah memberi arahan keras agar menyelesaikan semua sengketa dan permasalahan Tanah secara tuntas. Diujung penyampaiannya beliau menegaskan bahwa Forum Permata akan terus mengawal masalah penyerobotan lahan masyarakat dan pencemaran lingkungan ini selesai dan hak hak pemilik lahan di kembalikan. Jelas Juliamin BANUREA Ketua Forum Permata tersebut.

Sebelumnya LSM Suara Putra Aceh yang selalu merilis dugaan kegiatan kejahatan Lingkungan dan penyerobotan lahan lahan masyarakat meminta kepada Satgas Mafia Tanah untuk berani mengungkap dalang Jual-Beli Tanah dan dalang Sertipikat SHM Bodong pada PT SPT tersebut.
//Anton Tin.

Berita Terkait

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah
Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak
Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat
Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru