Unggul 32 Suara, Fazriansyah Siap Bawa FAJI Aceh Tenggara Maju dan Berprestasi di Ajang Pra Pora

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025 - 00:31 WIB

40131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Aceh Tenggara – Dalam sebuah forum demokratis yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan sportivitas, Fazriansyah resmi terpilih sebagai Ketua Umum Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Aceh Tenggara untuk masa bakti 2025–2029. Kemenangan Fazriansyah ditetapkan melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Gedung Serbaguna Universitas Gajah Lues (UGL), pada Selasa, 17 Juni 2025.

Pada ajang pemilihan tersebut, Fazriansyah berhasil mengungguli rivalnya, Sabarudin, dengan perolehan suara yang signifikan. Dari total 43 suara sah yang masuk, Fazriansyah meraih dukungan mayoritas dengan 32 suara, sementara Sabarudin hanya memperoleh 11 suara. Pemilihan berlangsung secara terbuka, jujur, dan demokratis dengan dihadiri oleh unsur penting dalam dunia olahraga arus deras lokal, termasuk perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Tenggara, pengurus FAJI periode sebelumnya, serta para delegasi dari klub-klub arung jeram yang aktif di kabupaten tersebut.

Usai pemilihan, Fazriansyah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, ia menyatakan komitmennya untuk membawa FAJI Aceh Tenggara ke arah yang lebih progresif dan kompetitif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih atas kepercayaan kawan-kawan semua dan apresiasi sebesar-besarnya kepada pengurus FAJI sebelumnya yang telah meletakkan dasar yang baik. Amanah ini bukan ringan, tapi saya siap menjalaninya demi kemajuan arung jeram di Aceh Tenggara,” ujar Fazriansyah.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa salah satu prioritas utama dalam masa kepemimpinannya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama melalui pembinaan atlet secara terstruktur dan berjenjang. Ia menargetkan agar FAJI Aceh Tenggara mampu mencetak atlet unggulan yang siap bersaing dalam ajang Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra Pora) yang dijadwalkan digelar di Kabupaten Aceh Selatan tahun ini.

“Kita harus menyiapkan atlet terbaik sejak sekarang. Tidak boleh ada persiapan yang instan. Semua harus dirancang dengan pembinaan berkelanjutan agar saat Pora nanti, Aceh Tenggara bisa berbicara banyak,” katanya tegas.

Fazriansyah juga menekankan bahwa kesuksesan kepemimpinan dalam organisasi tidak mungkin diraih secara individu. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus, klub, pelatih, dan komunitas arung jeram untuk bersatu dalam semangat kolaborasi dan solidaritas.

“Tidak mungkin saya bisa bekerja sendiri. Kebersamaan adalah kunci. Saya berharap seluruh elemen FAJI Aceh Tenggara bisa bersinergi dan bekerja satu visi untuk kemajuan bersama,” imbuhnya.

Selain fokus pada prestasi, Fazriansyah juga berkomitmen untuk memperluas minat generasi muda terhadap olahraga arung jeram, termasuk melalui pelatihan dasar, event lokal, serta kampanye keselamatan dan ekowisata sungai yang bertanggung jawab.

Muscab FAJI kali ini menjadi momentum strategis dalam regenerasi organisasi olahraga ekstrem berbasis alam ini. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa arung jeram bukan hanya sekadar olahraga, tapi juga bagian dari jati diri dan potensi pariwisata Aceh Tenggara yang patut terus dikembangkan.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Fazriansyah, diharapkan FAJI Aceh Tenggara dapat menorehkan prestasi yang lebih gemilang di tingkat provinsi maupun nasional, serta terus menjadi wadah pembinaan atlet yang menjunjung tinggi semangat sportivitas dan cinta lingkungan. (RED)

Berita Terkait

LP2iM Agara Desak Kejati Aceh Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Silayar
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan
Mabes Polri Diminta Selidiki Legalitas Material Galian di Proyek PT Horas di Aceh Tenggara
Kapolres Aceh Tenggara Beri Penghargaan Tiga Kapolsek Terbaik, Kebersihan Mako Jadi Perhatian
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
CMA Batch 19: Melahirkan Profesional Akuntansi Manajemen Berkelas Dunia
Dana Iklan Diskominfo Aceh Tenggara Disorot, Pemda Diminta Transparan Soal Kerja Sama Media

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:35 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Kodim 0116/Nagan Raya Laksanakan Komsos, Bahas Kebersihan Lingkungan di Desa Mon Dua

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru