Pipa Limbah PT Nafasindo Bocor, Ribuan Ikan Mati Mendadak – Ekosistem Air di Aceh Singkil Terancam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 6 September 2025 - 21:06 WIB

40190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil, teropongbarat.co – Sungai Ladang Bisik pagi ini berubah menjadi lautan bangkai ikan. Ribuan ikan dari berbagai jenis ditemukan mati mendadak setelah diduga terkena cemaran limbah pabrik PT Nafasindo yang bocor pada Sabtu (6/9/2025) dini hari. Peristiwa ini bukan hanya mencoreng wajah industri sawit, tetapi juga mengancam kelangsungan hidup biota air serta sumber penghidupan masyarakat di sekitar sungai.

Informasi awal yang beredar di grup WhatsApp warga menyebut kebocoran terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Pemerintah Desa Ladang Bisik bersama warga segera bergerak menuju lokasi dan mendesak pihak perusahaan memberikan penjelasan resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Ladang Bisik, Kasih Angkat, membenarkan penyebab kejadian.

“Kolam 9 pabrik PT Nafasindo jebol, limbahnya langsung mengalir ke sungai. Sejak pagi kami melihat ribuan ikan mati dan membusuk. Ini bencana bagi warga,” tegasnya.

Dampak pencemaran tidak hanya dirasakan oleh warga Ladang Bisik. Arus sungai membawa bangkai ikan hingga ke Desa Pea Jambu, Desa Sri Kayu, dan Desa Mura Pea. Warga di sepanjang aliran sungai menyaksikan ikan-ikan terapung, pertanda rusaknya ekosistem secara masif.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Singkil turun langsung ke lokasi untuk melakukan investigasi.

“Kami sudah ambil sampel air dan pihak perusahaan mengakui adanya kebocoran. Penanganan darurat sedang dilakukan,” kata Sapran, Plt Kabid Pengelolaan Sampah B3 dan Pengendalian Pencemaran DLHK.

Kerusakan biotik air seperti ini berpotensi memutus rantai makanan alami. Ikan-ikan yang mati merupakan sumber protein utama bagi masyarakat, sekaligus indikator kesehatan ekosistem. Jika tidak segera ditangani, pencemaran dapat merusak kualitas air, memicu penyakit kulit, bahkan menurunkan produktivitas pertanian yang bergantung pada irigasi sungai.

Aktivis lingkungan pun menyerukan tindakan tegas dan transparansi dari pihak perusahaan.

“Kebocoran limbah bukan sekadar kecelakaan teknis. Ini persoalan tanggung jawab sosial dan keberlanjutan. Pemerintah harus menindak agar kejadian ini tidak terulang,” ujar salah satu pegiat lingkungan dari LSM Suara Putra Aceh.

Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi seluruh industri pengolahan kelapa sawit di Aceh Singkil untuk memperketat pengawasan limbah. Sungai bukan tempat pembuangan, melainkan nadi kehidupan yang harus dijaga demi keberlangsungan masyarakat dan lingkungan. @nton tin.

Berita Terkait

Hendak Temui Humas Pabrik Sawit, Jurnalis Senior di Aceh Singkil Dikeroyok Puluhan Massa di Pos Security
AMPAS: Pemda Aceh Singkil Diduga Tidak Serius Memperjuangkan Hak Masyarakat Korban Banjir Terkait Penyaluran JADUP
Pascabencana, Bupati Aceh Singkil Serukan Kerja Cepat, Data Akurat dan Anggaran Tepat Monev
H. Suwan Dinilai Layak Jadi Sekda Aceh Singkil, Pengalaman Memimpin Sejumlah OPD Jadi Nilai Kuat
H.Safriadi Oyon.SH Berpeluang Pimpin Kembali Partai Berlambang Pohon Beringin
Jelang Musda, Tokoh ALA Dorong Oyon Pimpin Golkar Aceh Singkil: Saatnya Peremajaan
Pemerintah Aceh Singkil | Selamat HUT RI Ke – 81 Tahun 2026
Dari Kuta Batu, Andri Sinaga Ajak Masyarakat Desa Kobarkan Semangat Merah Putih

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru