Pascabencana, Bupati Aceh Singkil Serukan Kerja Cepat, Data Akurat dan Anggaran Tepat Monev

REDAKSI ACEH SINGKIL

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 14:03 WIB

40139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil, TROPONG.BARAT.com — 1 September 2026 — Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, SH menegaskan pentingnya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dilakukan secara akurat, terintegrasi, transparan, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak.

Penegasan tersebut disampaikan Safriadi saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang berlangsung di Op-Room Kantor Bupati Aceh Singkil, Selasa (1/9/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman, SH, Kepala Koordinator Wilayah Aceh II Brigjen TNI (Mar) Dr. Guslin, SH., MH, Wakil Kepala Koordinator Wilayah Aceh II Kombes Pol. Reinhard Reimond Huwae, S.I.K., Tim PRR Pascabencana Aceh Singkil dan Subulussalam, serta unsur Forkopimda, Ketua DPRK, Kapolres Aceh Singkil, Kasdim 0109 Aceh Singkil, Pj. Sekda, dan jajaran SKPK terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menegaskan, pelaksanaan Monev tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan untuk memastikan pekerjaan berjalan. Lebih dari itu, tim harus mampu menemukan persoalan di lapangan, mempercepat penyelesaian berbagai hambatan, sekaligus memastikan kualitas pekerjaan dan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Bencana alam memang meninggalkan kerusakan. Tetapi kita tidak boleh membiarkan bencana meninggalkan keputusasaan. Tugas kita adalah memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi jalan untuk memulihkan kehidupan masyarakat dan membangun daerah dengan lebih baik, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi bencana di masa depan,” tegas Safriadi.

Menurutnya, sedikitnya terdapat empat hal utama yang harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi, yakni data yang akurat, pekerjaan yang cepat, penggunaan anggaran yang tepat, serta hasil pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Safriadi juga meminta seluruh SKPK menyampaikan kondisi di lapangan secara jujur dan transparan, termasuk jika ditemukan keterlambatan maupun kendala teknis, administrasi, anggaran, pengadaan hingga persoalan koordinasi.

“Jangan bekerja berdasarkan asumsi, bekerjalah berdasarkan data. Yang kita kejar bukan hanya habisnya anggaran, tetapi hadirnya manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan, pemulihan pascabencana tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Pemulihan juga harus mencakup aspek ekonomi masyarakat, pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, permukiman, infrastruktur, serta kondisi sosial warga yang terdampak.

Untuk itu, seluruh pihak didorong bekerja secara terintegrasi, lintas sektor dan lintas kewenangan. Menurut Safriadi, diperlukan kesamaan data, perencanaan, koordinasi dan tujuan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Yang kita pulihkan bukan hanya bangunan, tetapi kehidupan. Di balik setiap data kerusakan, ada kehidupan masyarakat yang harus kita pulihkan,” pungkasnya.

Usai rapat, Tim Monev PRR direncanakan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi pascabencana. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan perencanaan, pelaksanaan, dan proses pemulihan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat serta target yang telah ditetapkan.

(Bima Pohan)

Berita Terkait

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:32 WIB

DPAC RANUYOSO GELAR MUSYAWARAH PENGURUS, USUNG TEMA MAJHENG DHEJEH SOLID, BERAKHLAK, DAN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB