LAMONGAN // teropongbarat.com Suasana khidmat menyelimuti kompleks Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Ihyaul Islam, Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Lamongan pada Selasa (31/03/2026). Ratusan warga Nahdliyyin bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama berkumpul untuk menghadiri Haul ke-4 Kyai Ahmad Syamsul Anam dan Kyai Ahmad Tadjam (Kyai Ahmad Mufid).
Acara peringatan ini menjadi istimewa dengan digelarnya pembacaan Sholawat Hadrah dari Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari). Tidak tanggung-tanggung, grup Ishari dari seluruh ranting di wilayah Kecamatan Sekaran turut hadir memadati lokasi untuk melantunkan pujian kepada Nabi Muhammad SAW secara serempak.
Simbol Akulturasi Agama dan Budaya
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ishari, yang merupakan salah satu Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama, memang memiliki tempat tersendiri di hati kaum santri, khususnya di Jawa Timur. Seni hadrah ini bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk nyata akulturasi antara ajaran agama dan kekayaan budaya Nusantara.
> “Eksistensi Ishari adalah bukti bahwa NU tetap konsisten mempertahankan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus menjaga tradisi budaya di tengah derasnya arus peradaban digital,” ujar salah satu tokoh agama setempat di sela-sela acara.
>
Daya Tarik Ishari: Dari Desa hingga Nasional
Kemeriahan acara ini menegaskan bahwa seni Ishari masih sangat relevan dan dicintai. Kelompok ini dikenal memiliki disiplin gerakan dan vokal yang khas, sehingga sering diundang tidak hanya di tingkat desa, tetapi juga dalam agenda-agenda berskala nasional.
Detail Kegiatan:
* Acara: Haul ke-4 Kyai Ahmad Syamsul Anam & Kyai Ahmad Tadjam (Kyai Ahmad Mufid).
* Lokasi: YPP Ihyaul Islam Kebalankulon, Sekaran, Lamongan.
* Waktu: Selasa, 31 Maret 2026.
* Peserta: Tokoh masyarakat, warga Nahdliyyin, dan Grup Ishari se-Kecamatan Sekaran.
Melalui peringatan haul ini, diharapkan jasa dan perjuangan almarhum para kyai dapat terus dikenang, serta nilai-nilai luhur yang mereka ajarkan dapat diteruskan oleh generasi muda Nahdliyyin melalui pelestarian tradisi bersholawat.
Redaksi//
Teropongbarat.com
Rohim
















































