Ironi Pajak Bangkalan: Jalanan Rusak Mirip Kubangan, Tapi Rakyat Terus ‘Diberondong’ Razia  

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 13:01 WIB

40145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN //  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur melalui UPT PPD Bangkalan dinilai lebih fokus pada penarikan pajak dibandingkan perbaikan infrastruktur. Di tengah keluhan warga akibat kondisi jalan yang rusak parah, pemerintah justru berencana menggelar Operasi Gabungan Patuh Pajak secara besar-besaran di Terminal Bangkalan pada April 2026 ini.

Menagih Kewajiban, Melupakan Hak Rakyat Berdasarkan surat resmi nomor 000.1.4/1581/202.633/2026, operasi penertiban ini diagendakan berlangsung sebanyak tiga kali dalam satu bulan, tepatnya pada tanggal 9, 14, dan 21 April 2026.

Langkah ini memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para pemuda yang tergabung dalam Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM). Warga menilai kondisi jalanan di wilayah Bangkalan yang penuh lubang dan aspal mengelupas adalah bukti nyata bahwa kontribusi pajak tidak kembali dalam bentuk fasilitas yang layak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini namanya ‘perampokan’ secara administratif. Rakyat dipaksa taat bayar pajak kendaraan, tapi motor rakyat rusak karena jalanan hancur seperti sawah. Di mana nurani pemerintah?” cetus salah satu aktivis BNPM dengan nada emosional.

Terminal Jadi Titik ‘Penyergapan’ Pemilihan lokasi operasi di Terminal Bangkalan, Kecamatan Socah, dianggap sebagai langkah yang mencekik ekonomi rakyat. Tempat yang seharusnya menjadi pusat pelayanan publik justru diubah menjadi titik penyergapan bagi warga yang tengah berjuang mencari nafkah.

Ada beberapa poin krusial yang menjadi sorotan tajam masyarakat:  Infrastruktur Terabaikan: Pemerintah dinilai hanya bernafsu mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa peduli keselamatan pengendara yang terancam bahaya jalan rusak.

– Operasi yang Represif: Pelaksanaan razia hingga tiga kali dalam sebulan dianggap berlebihan dan menciptakan teror psikologis bagi masyarakat kecil.

– Ketidakadilan Anggaran: Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terus ditarik maksimal, namun realisasi perbaikan jalan di Bangkalan terkesan tidak ada kemajuan signifikan.

BNPM Siap Mengawal Keresahan Warga BNPM menegaskan tidak akan tinggal diam melihat ketimpangan ini. Jika pemerintah tetap memaksakan operasi gabungan tanpa ada komitmen nyata perbaikan jalan rusak dalam waktu dekat, gelombang protes besar diprediksi akan pecah.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala UPT PPD Bangkalan, Wijanarko, S.E., dalam surat edarannya hanya menekankan pada aspek “Optimalisasi Pemungutan Pajak”.

Tampaknya, bagi birokrasi saat ini, isi dompet rakyat adalah prioritas utama, sementara keselamatan rakyat di jalan yang berlubang hanyalah urusan sekunder.

Rakyat Bangkalan kini bertanya-tanya: Sampai kapan kami harus membayar mahal untuk jalanan yang justru menghancurkan kendaraan kami?

 

ZAL

Berita Terkait

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi
HUT ke-78 Polwan, Kapolres Sergai Tegaskan Peran Polwan Setara dalam Tugas Kepolisian
Sentuhan Kasih di Hari Jadi: Polwan Polres Bantaeng Berbagi Kebahagiaan dengan Siswa SD Terpencil
Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai
Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air
Tanpa Plat Nomor Tetap Dilayani — Truk Berjejer Isi Solar Subsidi Di Bawen, Supir Sebut Pemilik Armada GN, Pengawasan Dipertanyakan
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Dipicu Utang Rp 6 Juta dan Miras, Pria di Bantaeng Tega Habisi Nyawa RA Pakai Parang

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Wartawan Ditahan, Dugaan Pengedar Obat Keras Justru Lolos dari Jerat Hukum. Kapolsek Teluknaga Siap di Propamkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:31 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!

Senin, 15 Juni 2026 - 17:40 WIB

ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:06 WIB

Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Kini Berani Urus Sertipikat Tanah Sendiri Tanpa Calo

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:07 WIB

Temui Gus Ipul ,Syah Afandin Perjuangkan Tambahan Bantuan Korban Banjir Langkat

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:23 WIB

Futsal May Day Cup 2026 Pelajar Se-Tangerang Raya: Stop Tawuran, Anarkis, Vandalisme dan Tolak Narkoba

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:17 WIB

IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Resmi Laporkan Intimidasi dan Ancaman Ke Polda Metro Jaya

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:55 WIB