Bireuen — Fakultas Teknik Universitas Almuslim menyelenggarakan kegiatan kuliah umum tentang “Perencanaan dan Perancangan Regenerative dalam Kota yang Berketahanan (Resilient City)” bertempat di ruang Creatif Center gedung MA Jangka, Senin, 20 April 2026,
Kegiatan ini menghadirkan keynote speaker Ir. Budi Faisal, M.AUD, MLA, Ph.D.,akademisi dan praktisi terkemuka bidang arsitektur dan perencanaan kota.
Dekan Fakultas Teknik, Dr. Muhammad Yanis, dalam pembukaan acara menyampaikan tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan pembangunan perkotaan saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya konsep regenerative design menjadi pendekatan penting dalam menciptakan kota yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga mampu memulihkan kondisi lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat”, Ujar Dr. Yanis.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara arsitektur, lanskap, dan infrastruktur hijau merupakan kunci dalam mewujudkan kota yang adaptif dan tangguh terhadap berbagai perubahan, termasuk dampak perubahan iklim.
Sementara pemateri utama dalam pemaparannya, Ir. Budi Faisal, M.AUD, MLA, Ph.D.,dalam pemaparannya menjelaskan pentingnya pendekatan perencanaan kota yang berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang dan ketahanan sistem perkotaan.
Beliau juga menekankan bahwa konsep resilient city tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga mencakup dimensi sosial, ekonomi, dan ekologi.
Kegiatan ini dimoderatori oleh Ir. Richard Mareno, S.T., M.T., yang memandu jalannya diskusi secara interaktif. Para peserta, khususnya mahasiswa, terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis.
Secara terpisah, Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kuliah umum tersebut.
Ia berharap kuliah umum dapat memperluas wawasan akademik mahasiswa serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif dalam bidang perencanaan dan perancangan.
Rektor juga menambahkan bahwa Ir. Budi Faisal merupakan Ketua Pembina Yayasan Daarut Tauhid Peduli yang saat ini tengah melaksanakan pembangunan hunian tetap (Huntap) di Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka.
Pada momentum peletakan batu pertama pembangunan tersebut, Rektor Universitas Almuslim turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemulihan dan pengembangan kawasan berbasis kemanusiaan dan keberlanjutan.
Kuliah umum ini juga menjadi bagian dari upaya institusi dalam memperkuat kualitas pendidikan serta menjawab kebutuhan pembangunan di masa depan, khususnya dalam konteks pengembangan wilayah perkotaan yang lebih adaptif dan berdaya tahan.
Kegiatan dimoderatori Ir. Richard Mareno, S.T., M.T., turut dihadiri pimpinan Fakultas, dosen dan mahasiswa lingkup Fakultas Teknik.

















































