Inisial A Kabur Bogor – Wonogiri Dilibas, RPPAI Apresiasi Kasat Reskrim

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:21 WIB

40163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Penangkapan tersangka dugaan pencabulan santriwati di pondok pesantren ndholo kusumo, Kabupaten Pati, menjadi sorotan publik nasional.

Pasalnya, tersangka berinisial A sempat melarikan diri, hingga keluar daerah sebelum akhirnya berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Pati di wilayah Bogor dan mau pindah ke wonogiri

Keberhasilan tersebut membuat Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI) memberikan apresiasi terhadap kinerja Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widyama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum RPPAI, Agus Kliwir menyebut keberhasilan itu menjadi jawaban atas keraguan publik, yang sempat muncul akibat kaburnya tersangka.

“Awalnya masyarakat kecewa, karena pelaku sulit ditemukan. tetapi sekarang terbukti polisi tetap bekerja dan berhasil menangkap tersangka,” kata Agus Kliwir kepada wartawan, Kamis (7/5/26).

Ia menilai langkah cepat Satreskrim Polresta Pati patut diapresiasi, terlebih Kompol Dika baru dua bulan menjabat sebagai Kasat Reskrim.

Menurut Agus Kliwir, kasus tersebut menjadi tantangan besar bagi pejabat baru di lingkungan Polresta Pati.

“Kompol Dika baru menjabat, tetapi langsung diuji dengan kasus sensitif yang menyita perhatian masyarakat luas.

Namun hasilnya justru membuktikan profesionalisme penyidik,” lanjutnya.

RPPAI mengatakan keberhasilan membekuk tersangka sebelum berpindah ke Wonogiri, menunjukkan aparat serius memburu pelaku kejahatan seksual.

Dia juga mengingatkan bahwa kasus pencabulan di lingkungan pendidikan tidak boleh dianggap biasa.

Lembaga pendidikan seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak, bukan justru menjadi lokasi terjadinya kekerasan seksual.

“Kalau lingkungan pendidikan sudah tidak aman, ini sangat berbahaya bagi masa depan bangsa,” tutur Agus Kliwir.

Ketua RPPAI mendesak pemerintah pusat, hingga daerah melakukan evaluasi total terhadap sistem pengawasan di lembaga pendidikan berbasis asrama dan pondok pesantren.

Selain itu, Agus Kliwir juga meminta korban kekerasan seksual mendapatkan perlindungan psikologis dan hukum secara maksimal.

“Korban harus berani bicara dan negara wajib melindungi mereka,” imbuhnya.

RPPAI juga mendukung penerapan hukuman berat terhadap pelaku, termasuk hukuman kebiri kimia sesuai aturan yang berlaku.

“Efek jera harus benar-benar diterapkan, agar predator seksual tidak merasa aman,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Stop Kaitkan Menteri Imipas Dengan Kasus Dugaan Pengurusan izin Tinggal WNA, Agus Andrianto Bersih
26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan
Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!
Pengurus Pusat Aktivis Peduli Lingkungan Tolak Rencana Eksplorasi Blok Elang PT AMNT, Soroti Partisipasi Publik dan Dominasi Tenaga Kerja Luar Daerah

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:16 WIB

DUGAAN PRAKTIK JUDI BOLA ADIL NODAI TURNAMEN KADES CUP SUMBERSEWU, WARGA MINTA DITERTIBKAN

Selasa, 3 November 2026 - 12:23 WIB

Bentuk Karakter dan Kedisiplinan Generasi Muda, Pos Sei Tekam Satgas Yonarmed 13/Nanggala Berikan Bantuan Tenaga Pendidik di SD dan SMP Perimpah

Selasa, 3 November 2026 - 09:56 WIB

Wartawan Minta Klarifikasi Bupati Pasaman Barat, Soroti Pernyataan Kadis DPMN soal “Abuse” dan Kemerdekaan Pers

Senin, 2 November 2026 - 10:21 WIB

Semakin humanis satpas sumedang,petugas berikan pelayanan yang nyaman dan mudah bagi masyarakat

Minggu, 1 November 2026 - 11:48 WIB

Demi Meraih Keuntungan Besar Proyek Rehabilitasi Ruang Laboratorium di SMP 3 Sampang Abaikan Aturan.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:36 WIB

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

DIDUGA DIRAMPAS DEBT COLLECTOR BRI FINANCE, KENDARAAN MILIK DEBITUR DI SANGATTA DITARIK MESKI KLAIM SUDAH BAYAR ANGSURAN BTC

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Pembangunan Jembatan Beton di Juhar Ginting, Karo, Capai 60 Persen

Berita Terbaru