Masyarakat Desa Srikayu Meminta APH Usut Tuntas Dugaan Pengelapan Lahan Eks Transmigrasi 

REDAKSI ACEH SINGKIL

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:19 WIB

40130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil. TROPONG.BARAT.com
– Sejumlah masyarakat meminta  aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut tuntas segera dugaan Pengelapan lahan Eks Transmigrasi SKPE. UPT VIll/SP ll yang terletak di Desa Srikayu kecamatan Singkohor kabupaten Aceh Singkil

Dari data yang di kantongi awak media ini Jumat tanggal tanggal 12/6/2026 Adapun duduk permasalahannya kejadiannya pada tahun 1993 Derektur PT Nafasindo/PT Ubertraco ada membuat surat peryataan dan surat perjanjian pada tahun 1995  meminjam pakai lahan usaha dua Eks transmigrasi yang sudah bersertifikat sebanyak 12 Kpeling dan lahan cadangan Desa HPL untuk dijadikan tempat pembibitan sawit

Menurut keterangan Maryoto salah satu pemilik lahan usaha dua Eks transmigrasi SKPE.UPT VIll/SP ll yang sudah bersetifikat sampai saat ini pihak PT Ubertraco/PT Nafasindo belum ada itikad baik untuk  mengembalikannya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya lahan tersebut telah diberikan pada koperasi produksi perjuangan bersama(KPPB) 22 Desa yang tampa melibatkan warga Eks Transmigrasi maupun  Pemerintahan Desa Srikayu dan akibat tindakan tersebut sebagai warga pemilik sah merasa sangat dirugikan “Ucapnya

Senada H.Abdul Yahya sebagai tokoh masyarakat juga mengatakan bahwa  Derektur PT Ubertco/PT Nafasindo harus bertanggung jawab dimana dipinjam disitu juga harus dikembalikan agar   Konfilik/Sengketa  tersebut selesai dan upaya meminta kembali sudah dilakukan berkali -Kali melalui surat resmi namun belum membuah hasil sehingga masyarakat setempat menilai
Oknum perusahan diduga telah mengelap lahan tersebut  ” jelasnya

Dalam hal tersebut sejumlah masyarakat Desa Srikayu mendesak aparat  penegak hukum (APH) untuk segera mengusut tuntas permasalahan ini  demi tegaknya keadilan dan agar hak – hak mereka  yang diduga digelapkan segera kembali” Tutupnya (Bima Pohan)

Berita Terkait

Wakapolres Batu Bara Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026
Kunjungi PLTS Longqingxia Tiongkok, Delegasi PKN 69 Formulasikan Rekomendasi Kebijakan Akselerasi Transisi Energi Baru Terbarukan*
Pasca Operasi Sarang Narkoba, Polda NTB Gandeng Pemkot dan BNNK Bina Warga Karang Bagu
Polres Batu Bara Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026
Lapas Labuhan Ruku Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Usung Tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”
Polres Batu Bara Gelar Strong Point Pagi, Kapolres Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas
Lapas Labuhan Ruku Gelar Tausyiah Kerohanian Islam bagi Warga Binaan Wanita
Belajar dari Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Susun Strategi Percepatan Energi Terbarukan RI

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Gencarkan Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela 1 Ekor Trenggiling Hidup dari Warga Perbatasan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:32 WIB

DPAC RANUYOSO GELAR MUSYAWARAH PENGURUS, USUNG TEMA MAJHENG DHEJEH SOLID, BERAKHLAK, DAN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Berita Terbaru