Puluhan Hektare Lahan Gambut di Sekitar Areal PT Lae Saga Terbakar, Kebun Warga Ikut Hangus

ANTONI TINENDUNG

- Redaksi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:02 WIB

4092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Subulussalam, Teropongbarat.com – Kebakaran hebat melanda kawasan lahan gambut di Kampong Lae Saga, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, Sabtu (4/7). Kepulan asap pekat menyelimuti wilayah tersebut dan mengganggu aktivitas masyarakat. Warga menduga kebakaran terjadi di kawasan lahan gambut yang berada di sekitar areal PT Lae Saga, sementara sejumlah kebun kelapa sawit milik masyarakat dilaporkan ikut terbakar.

Asap tebal yang terus mengepul menyebabkan jarak pandang menurun dan mulai dikeluhkan warga karena berdampak terhadap kesehatan, terutama gangguan pernapasan. Hingga berita ini diturunkan, masyarakat menyebut belum terlihat upaya pemadaman yang optimal sehingga api masih terus berkobar di beberapa titik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPBD Kota Subulussalam saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum dapat memastikan luas areal yang terbakar maupun besaran kerugian akibat kebakaran tersebut. Pendataan masih dilakukan untuk mengetahui dampak kebakaran terhadap lahan milik masyarakat maupun kawasan yang berada di sekitar areal PT Lae Saga.

Kebakaran ini kembali memunculkan perhatian terhadap pengelolaan lahan gambut di kawasan DAS Singkil-Kombih. Sejumlah pihak menilai kawasan gambut memiliki fungsi lindung yang penting sehingga setiap aktivitas pemanfaatan lahan harus memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, pihak KPH Wilayah IX Aceh hingga saat ini juga belum memberikan keterangan resmi mengenai luas kawasan hutan maupun lahan gambut yang terdampak kebakaran serta status kawasan yang terbakar.

Sebelumnya, keberadaan perkebunan sawit di kawasan PT Lae Saga telah beberapa kali menjadi sorotan berbagai pihak. Selain adanya persoalan sengketa dan konflik penguasaan lahan, kawasan tersebut juga dinilai memiliki tingkat kerawanan ekologis karena berada di bentang lahan gambut yang merupakan bagian dari kawasan DAS Singkil-Kombih.

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pemadaman secara maksimal sekaligus menyelidiki penyebab kebakaran. Selain mencegah meluasnya api, investigasi diperlukan untuk memastikan apakah kebakaran terjadi akibat faktor alam, kelalaian, atau adanya unsur kesengajaan sehingga penegakan hukum dapat dilakukan apabila ditemukan pelanggaran.

Berita Terkait

SMP NEGERI 1 SIMPANG KIRI: PABRRIK ATLET JUARA — Tarung Derajat dan Karate Sumbang Emas untuk Subulussalam
Serap Aspirasi di Kota Sada Kata, Haji Uma Siap Kawal Persoalan Transmigrasi Aceh hingga Senayan
Kepala Mukim Se-Kota Subulussalam Kecewa, Tuding BPKAD Beri Janji Palsu Soal Pencairan Honor dan Anggaran Mukim
4,2 Miliard Tunggakan Listrik, Kepala PLN Subulussalam Berharap Pemko Melunasinya
Kepala PLN ULP Subulussalam Berharap Pemko Segera Lunasi Tunggakan Listrik PJU dan SKPK
Advokat Muda Arianto, SH: Kasus Perdata Dinilai Dapat Memperkuat Pengungkapan Perkara Pidana di Lae Saga
Tagihan PLN Membengkak ,Pemko Subulussalam Belum Membayar
Atlet Wushu Berprestasi Asal Subulussalam Raih Medali PORA, Kini Resmi Diterima di SMA Keberbakatan Olahraga Negeri Aceh

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:58 WIB

Seleksi Penerimaan Taruna Baru Politeknik Agraria STPN, Jaring SDM Unggul Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:35 WIB

Wamen ATR/Waka BPN: Kepala Daerah Berperan Strategis dalam Penyelesaian Persoalan Pertanahan dan Tata Ruang

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:35 WIB

Kementerian ATR/BPN Hadirkan Pengukuran Terjadwal, Beri Kepastian Waktu Layanan untuk Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:33 WIB

Sedang Mengurus Urusan Pertanahan? Cari Tahu Biayanya di Sini!

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:33 WIB

Seleksi Penerimaan Taruna Baru Politeknik Agraria STPN, Jaring SDM Unggul Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:49 WIB

Diduga Judi Tjap Jikie dan Dadu Beroperasi di Desa Klurak, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat Penegak Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:35 WIB

Peduli Kesehatan Masyarakat Perbatasan, Pos Mentari Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Gelar Pelayanan Medis Door-to-Door di Desa Badau

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:35 WIB

Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait

Berita Terbaru