Teropong Barat.com – Pakpak Bharat
Suasana Pasar Tradisional Klohi di Salak, Pakpak Bharat, tampak berbeda Rabu pagi kemarin. Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM, bersama Kepala BPS Pakpak Bharat, Lontung Sabungan Situmorang, SST, M.Si, turun langsung menyapa para pedagang dan pengunjung pasar.
Dialog Langsung soal Harga dan Ekonomi Warga
Sambil berkeliling, Jalan Berutu menyempatkan diri berdialog singkat dengan pedagang dan pembeli. Topiknya ringan tapi penting: harga kebutuhan pokok, kondisi ekonomi harian, hingga kendala yang dihadapi pedagang.
“Kita ingin dengar langsung dari masyarakat. Gimana daya beli, stok barang, dan harapan mereka ke depan,” ujar Jalan Berutu di sela kunjungan.
Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat
Kunjungan ini bukan tanpa alasan. Pemkab Pakpak Bharat bersama BPS sedang gencar mensosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar mulai 01 Mei hingga 31 Juli 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Jalan Berutu, sosialisasi langsung ke pasar penting agar masyarakat paham manfaat sensus ini. “Kita perlu sampaikan tujuan sensus ekonomi ini. Yang paling penting, masyarakat mau memberikan data yang akurat. Data ini nanti dihimpun jadi dokumen pembangunan yang valid,” jelasnya.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Semua Pelaku Usaha
Kepala BPS Pakpak Bharat, Lontung Sabungan Situmorang, menambahkan bahwa SE2026 akan mendata seluruh pelaku usaha di Indonesia. Cakupannya luas, mulai dari UMKM, pedagang pasar, usaha online, hingga perusahaan besar.

“Output-nya nanti berupa data struktur ekonomi yang komprehensif. Data ini jadi dasar pemerintah untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” terang Lontung.
Sensus Ekonomi 2026 digelar serentak oleh Badan Pusat Statistik dan ditargetkan bisa memotret kondisi riil ekonomi Indonesia dari level paling kecil hingga besar. //ujg-tbpb

















































