Perjuangkan Kampus URI untuk Aceh, Wali Kota Subulussalam Temui Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto

REDAKSI ACEH SINGKIL

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

40566 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. TROPONG BARAT.com – Pemerataan akses pendidikan tinggi kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Subulussalam. Di tengah upaya pemerintah pusat memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan berkualitas melalui pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI), Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin (HRB) bergerak cepat memperjuangkan agar Aceh, khususnya Kota Subulussalam, menjadi salah satu lokasi pembangunan kampus tersebut.

Komitmen itu diwujudkan melalui pertemuan dengan Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) yang juga Wakil Menteri Pertahanan RI, di ruang kerjanya, Jumat (31/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, HRB didampingi Wakil Ketua DPRK Subulussalam, Rasumin. Turut hadir Prof Yos Sunitiyoso, Wakil Gubernur URI sekaligus Direktur Hilirisasi dan Kemitraan pada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Namun di balik suasana yang cair itu, tersimpan harapan besar masyarakat Kota Subulussalam agar daerah mereka tidak lagi tertinggal dalam memperoleh akses pendidikan tinggi negeri.

Dalam kesempatan tersebut, HRB secara langsung menyampaikan permohonan agar Kota Subulussalam dipertimbangkan sebagai salah satu lokasi pembangunan Kampus Universitas Republik Indonesia. Program pembangunan sepuluh kampus URI merupakan salah satu agenda strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan mendorong pemerataan pembangunan sumber daya manusia di seluruh Indonesia.

Menurut HRB, Aceh sangat layak memperoleh satu kuota pembangunan kampus URI. Dari seluruh daerah di Aceh, Subulussalam dinilai memiliki alasan yang paling kuat untuk menjadi lokasi pendiriannya.”Subulussalam merupakan satu-satunya kota di Aceh yang hingga kini belum memiliki perguruan tinggi negeri. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi generasi muda kami untuk melanjutkan pendidikan,” ujar HRB dalam paparannya.

Ia menjelaskan, selama ini ribuan lulusan SMA dan sederajat dari Subulussalam harus meninggalkan daerah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri di Banda Aceh, Medan maupun daerah lainnya. Bahkan, jarak menuju perguruan tinggi negeri terdekat mencapai sekitar 800 kilometer.

Jarak yang sangat jauh tersebut tidak hanya menjadi persoalan geografis, tetapi juga beban ekonomi bagi masyarakat. Banyak keluarga harus mengeluarkan biaya besar untuk transportasi, tempat tinggal, hingga kebutuhan hidup mahasiswa selama menempuh pendidikan di luar daerah.

Akibatnya, tidak sedikit lulusan sekolah menengah yang akhirnya mengurungkan niat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan kemampuan ekonomi keluarga.Menurut HRB, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama apabila pemerintah benar-benar ingin mewujudkan pemerataan pendidikan nasional.

“Kehadiran kampus negeri bukan hanya soal membangun gedung perkuliahan, tetapi membuka harapan baru bagi ribuan anak-anak daerah agar memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan berkualitas,” katanya.

Selain menyampaikan persoalan akses pendidikan, HRB juga menjelaskan arah pembangunan sumber daya manusia yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Subulussalam.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah kota terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis, termasuk pengembangan Sekolah Rakyat (SR) dan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Program tersebut diproyeksikan menjadi fondasi dalam mencetak generasi unggul yang memiliki daya saing di tingkat nasional.Namun, menurut HRB, keberhasilan program pendidikan dasar dan menengah harus diikuti dengan tersedianya akses pendidikan tinggi di daerah.

Tanpa adanya perguruan tinggi negeri, lulusan terbaik dari SR maupun SNT tetap harus keluar daerah untuk melanjutkan studi. Kondisi itu dinilai berpotensi menghambat pemerataan kesempatan pendidikan sekaligus memperbesar biaya yang harus ditanggung masyarakat. (BM) 

Berita Terkait

DUGAAN PRAKTIK JUDI BOLA ADIL NODAI TURNAMEN KADES CUP SUMBERSEWU, WARGA MINTA DITERTIBKAN
Hentikan Tudingan Narasi Liar Pada Menteri Imipas Agus Andrianto, Tuduhan Itu Keliru dan Menyesatkan
Bentuk Karakter dan Kedisiplinan Generasi Muda, Pos Sei Tekam Satgas Yonarmed 13/Nanggala Berikan Bantuan Tenaga Pendidik di SD dan SMP Perimpah
Wartawan Minta Klarifikasi Bupati Pasaman Barat, Soroti Pernyataan Kadis DPMN soal “Abuse” dan Kemerdekaan Pers
Semakin humanis satpas sumedang,petugas berikan pelayanan yang nyaman dan mudah bagi masyarakat
Demi Meraih Keuntungan Besar Proyek Rehabilitasi Ruang Laboratorium di SMP 3 Sampang Abaikan Aturan.
GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara
Stop Kaitkan Menteri Imipas Dengan Kasus Dugaan Pengurusan izin Tinggal WNA, Agus Andrianto Bersih

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:16 WIB

DUGAAN PRAKTIK JUDI BOLA ADIL NODAI TURNAMEN KADES CUP SUMBERSEWU, WARGA MINTA DITERTIBKAN

Selasa, 3 November 2026 - 12:23 WIB

Bentuk Karakter dan Kedisiplinan Generasi Muda, Pos Sei Tekam Satgas Yonarmed 13/Nanggala Berikan Bantuan Tenaga Pendidik di SD dan SMP Perimpah

Selasa, 3 November 2026 - 09:56 WIB

Wartawan Minta Klarifikasi Bupati Pasaman Barat, Soroti Pernyataan Kadis DPMN soal “Abuse” dan Kemerdekaan Pers

Senin, 2 November 2026 - 10:21 WIB

Semakin humanis satpas sumedang,petugas berikan pelayanan yang nyaman dan mudah bagi masyarakat

Minggu, 1 November 2026 - 11:48 WIB

Demi Meraih Keuntungan Besar Proyek Rehabilitasi Ruang Laboratorium di SMP 3 Sampang Abaikan Aturan.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:36 WIB

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

DIDUGA DIRAMPAS DEBT COLLECTOR BRI FINANCE, KENDARAAN MILIK DEBITUR DI SANGATTA DITARIK MESKI KLAIM SUDAH BAYAR ANGSURAN BTC

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Pembangunan Jembatan Beton di Juhar Ginting, Karo, Capai 60 Persen

Berita Terbaru