Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan ESDM atas Kontribusi dalam Pengembangan Geotermal Indonesia

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:06 WIB

4013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongbarat.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas kontribusi dan sinerginya dalam mendukung pengembangan energi panas bumi atau geotermal di Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan pada Kamis (20/8/2026) dalam rangkaian The 10th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Kementerian ATR/BPN memperoleh penghargaan “Outstanding Government Collaboration” sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi antarlembaga dalam mendukung pengembangan proyek-proyek geotermal nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Kementerian ATR/BPN, Deni Santo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi nyata Kementerian ATR/BPN dalam memberikan dukungan dari sisi pertanahan bagi pengembangan panas bumi di Indonesia.

«“Penghargaan ini merupakan pengakuan bahwa Kementerian ATR/BPN memberikan kontribusi yang nyata untuk pengembangan panas bumi di Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM dan penyelenggara IIGCC atas penghargaan ini,” ujar Deni Santo seusai menerima penghargaan di Jakarta.»

Menurut Deni, dukungan Kementerian ATR/BPN terhadap pengembangan geotermal dilakukan melalui sejumlah aspek penting, terutama terkait pengadaan tanah dan pemberian kepastian hukum atas tanah yang digunakan untuk pembangunan proyek.

Pada tahap awal, Kementerian ATR/BPN berperan dalam mendukung proses pengadaan tanah bagi proyek-proyek pengembangan geotermal, termasuk sejumlah proyek yang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN).

Setelah proses pengadaan tanah, dukungan dilanjutkan melalui pemberian hak atas tanah guna memastikan aspek legalitas dan kepastian hukum bagi pemanfaatan tanah dalam pembangunan proyek geotermal.

«“Proyek-proyek pengembangan geotermal itu ada yang masuk sebagai PSN dan kategorinya untuk kepentingan umum. Karena itu, peran kami dimulai dari pengadaan tanah. Setelah selesai, kami juga memberikan hak atas tanah untuk memberikan kepastian hukum, dan apabila ada sengketa pertanahan, kami harus berperan dalam menyelesaikannya,” jelas Deni.»

Selain mendukung pengadaan dan pemberian hak atas tanah, Kementerian ATR/BPN juga memiliki peran dalam penyelesaian persoalan atau sengketa pertanahan yang berpotensi menghambat pelaksanaan proyek.

Kolaborasi lintas kementerian tersebut dinilai penting mengingat pengembangan geotermal tidak hanya berkaitan dengan aspek energi, tetapi juga membutuhkan kepastian mengenai status, penguasaan, pemanfaatan, dan legalitas tanah.

Penghargaan dari Kementerian ESDM ini sekaligus menjadi dorongan bagi Kementerian ATR/BPN untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan Kementerian ESDM serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dukungan dari sektor pertanahan diharapkan dapat membantu mempercepat pembangunan proyek-proyek panas bumi dengan tetap memberikan kepastian hukum atas tanah, sekaligus mendukung agenda pengembangan energi terbarukan dan ketahanan energi nasional.

(Anton Tin)

Berita Terkait

Selembar Sertipikat, Menjaga Amanah Tanah Wakaf untuk Generasi Mendatang
Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai, ATR/BPN Dukung Sertipikasi Gratis bagi MBR
Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah
Rekan Seprofesi GJALi Dirawat di Rumah Sakit Gresik, Mohon Doa untuk Kesembuhan
Warga RT 011 RW 07 Banyu Urip Lor Peringati Maulid Nabi dengan Semangat Kebersamaan dan Ukhuwah
PERAMPASAN TANAH KALIPURO MILIK RAKYAT KECIL DITIPU OLEH PT MMP !! 5 Kali Mediasi Buntu, AMBB Kepung Bosowa Tuntut Keadilan Pak Rahmat
Proyek P3-TGAI Desa Wedoro Grobogan Disorot: Pekerjaan Retak Dan Keropos, Dugaan Paket Dibeli Warga Lain Desa  
MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Lumajang Gelar Kopdar dan Silaturahmi, Perkuat Kekompakan Pengurus dan Anggota

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Selembar Sertipikat, Menjaga Amanah Tanah Wakaf untuk Generasi Mendatang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai, ATR/BPN Dukung Sertipikasi Gratis bagi MBR

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:06 WIB

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan ESDM atas Kontribusi dalam Pengembangan Geotermal Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Rekan Seprofesi GJALi Dirawat di Rumah Sakit Gresik, Mohon Doa untuk Kesembuhan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:41 WIB

Warga RT 011 RW 07 Banyu Urip Lor Peringati Maulid Nabi dengan Semangat Kebersamaan dan Ukhuwah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:51 WIB

PERAMPASAN TANAH KALIPURO MILIK RAKYAT KECIL DITIPU OLEH PT MMP !! 5 Kali Mediasi Buntu, AMBB Kepung Bosowa Tuntut Keadilan Pak Rahmat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Proyek P3-TGAI Desa Wedoro Grobogan Disorot: Pekerjaan Retak Dan Keropos, Dugaan Paket Dibeli Warga Lain Desa  

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Lumajang Gelar Kopdar dan Silaturahmi, Perkuat Kekompakan Pengurus dan Anggota

Berita Terbaru