Bireuen – Universitas Almuslim (Umuslim) secara resmi membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026, bertempat di Halaman Kampus Timur Umuslim, Rabu (26/8/2026).

Dalam sambutannya, Rektor Umuslim Dr. Marwan, M.Pd., menyambut hangat para mahasiswa baru di “Kampus Wakaf” tersebut. Ia mengawali pemaparannya dengan pantun:
“Pergi ke pasar membeli delima, Singgah sebentar di tepi taman, Selamat datang mahasiswa semua, Mari berprestasi membangun masa depan.”
Dr. Marwan mengulas sejarah Umuslim yang lahir dari nilai-nilai wakaf para pendahulu sejak sebelum Indonesia merdeka. Ia menegaskan bahwa Umuslim merupakan salah satu kampus berprestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
“Tidak ada perbedaan antara kampus negeri dan swasta, yang membedakannya adalah capaian prestasi,” ungkap Dr.Marwan, MPd
Selai itu Marwan berpesan agar mahasiswa menjalani perkuliahan dengan sungguh-sungguh dan tidak sekadar mengejar ijazah.
Keberhasilan masa depan, menurutnya, sangat ditentukan oleh penguasaan konsep soft skills utama (6C):
• Communication: Kemampuan menyampaikan gagasan dan menjadi pendengar yang baik.
• Collaboration: Keterampilan bekerja sama dan mengelola dinamika tim.
• Creativity: Kemampuan berpikir inovatif dan out-of-the-box.
• Critical Thinking: Ketajaman menganalisis informasi dan memecahkan masalah.
• Citizenship: Kepedulian sosial terhadap lingkungan, bangsa, dan isu global.
• Character: Integritas, disiplin, dan etika kerja yang tangguh.
Rektor menutup sambutannya dengan pantun motivasi:
“Burung merpati terbang melayang tinggi,Hinggap sebentar di pohon jati. Raih ilmu dengan penuh semangat,Junjung almamater dengan sepenuh hati.”
Pada kesempatan yang sama, Pembina YAP Rusyidi Mukhtar, S.Sos., mengajak mahasiswa baru menjaga nama baik almamater serta menjauhi narkotika. Ia mengingatkan kembali amanah wakaf masyarakat Peusangan yang menjadi fondasi Umuslim.
“Umuslim ini milik wakaf, mari bersama kita jaga dan kembangkan. Dari jiwa-jiwa muda inilah Umuslim akan terus maju. fokus dalam perkuliahan dan bebas dari narkotika pasti akan sukses. Mahasiswa harus berani memberantas narkoba,” tegas Rusyidi.
Menurut informasi Kabag Kemahasiswaan Umuslim Muslihin Ahmad, M.Pd, jumlah peserta PKKMB 2026 sebanyak
1253 orang, berlangsung selama tiga hari, yakni 26–28 Agustus 2026. Rangkaian acara dirancang secara terstruktur mulai dari tingkat universitas hingga fakultas.
Muslihin menambahkan, pembekalan difokuskan pada sistem akademik, pengenalan pejabat dan fasilitas, penanaman nilai karakter, wawasan kebangsaan, serta struktur organisasi kemahasiswaan (ormawa).
“Kami berharap mahasiswa baru mengikuti seluruh rangkaian ini dengan antusias. Kami juga mengimbau panitia di setiap tingkatan untuk mematuhi panduan kementerian, tanpa ada praktik perpeloncoan atau tindakan destruktif lainnya,” pungkas Muslihin.
Acara ini dihadiri oleh jajaran civitas akademika dan unsur Forkopimda Bireuen. Selain hadir Pembina Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) Rusyidi Mukhtar, S.Sos, juga hadir Ketua Senat Ir. T.M. Nur, M.Si., Wakil Rektor I Hakim Muttaqim, Wakil Rektor II Dr. Sonny M. Ikhsan Mangkuwinata, Hakim Muttaqim, B.Soc.Sc., M.Ec.Dev., AFA,
Wakil Rektor III Dr. drh. Zulfikar, M.Si., serta Sekretaris YAP Dasril, M.Kom.
Dari unsur Forkopimda, hadir Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., para dekan, panitia pelaksana, dan seluruh mahasiswa baru.
















































