SUBULUSSALAM | TEROPONG BARAT — Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, menyambangi sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan di wilayah Barat Selatan Aceh dalam rangkaian kunjungan kerja dan resesnya.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Jamaluddin untuk bertemu langsung dengan kader partai, masyarakat, serta sejumlah kolega di daerah. Ia menyerap berbagai aspirasi yang berkembang, mulai dari persoalan masyarakat hingga kebutuhan penguatan pembangunan daerah.
Di Kota Subulussalam, Jamaluddin bertemu dengan sejumlah kader dan kolega dalam suasana santai. Pertemuan berlangsung di salah satu restoran di kota tersebut, Kamis, 29 Oktober 2026.
Jamaluddin mengatakan kunjungan ke daerah tidak semata-mata untuk bertemu dengan struktur partai. Ia ingin menjaga komunikasi dengan masyarakat dan kader sekaligus mengetahui persoalan yang dihadapi daerah secara langsung.
“Reses adalah momentum untuk bertemu masyarakat, kader dan teman-teman di daerah. Kita mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan mereka,” kata Jamaluddin.
Dalam rangkaian kunjungannya, Jamaluddin menyambangi sejumlah daerah di kawasan Barat Selatan Aceh, termasuk Aceh Singkil, Kota Subulussalam, Nagan Raya, Aceh Barat dan wilayah lainnya.

Ia meminta kader PDI Perjuangan di daerah tetap menjaga soliditas serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
Menurut Jamaluddin, kader partai harus mampu menjadi jembatan antara kepentingan masyarakat dan kebijakan pemerintah. Karena itu, keberadaan kader tidak cukup hanya terlihat pada momentum politik.
“Kader harus hadir di tengah masyarakat. Kita harus mengetahui persoalan masyarakat dan ikut mendorong penyelesaiannya,” ujarnya.
Selain memperkuat konsolidasi internal, Jamaluddin juga mengingatkan kader agar memberi perhatian pada sektor pertanian, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Menurut dia, Aceh memiliki potensi besar yang harus dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran hukum di kalangan kader.
“Kader harus sadar hukum. Dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, kita tetap harus berada dalam koridor hukum dan aturan yang berlaku,” katanya.
Jamaluddin berharap komunikasi antara struktur partai, masyarakat dan pemerintah daerah terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar aspirasi masyarakat tidak berhenti pada pertemuan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program dan kebijakan.
“Kita ingin politik hadir untuk masyarakat. Karena itu, silaturahmi, pemberdayaan dan kolaborasi harus terus kita bangun,” ujar Jamaluddin.
Rangkaian kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Jamaluddin menjaga hubungan dengan basis partai dan masyarakat di wilayah Barat Selatan Aceh. Aspirasi yang dihimpun dari daerah akan menjadi bahan bagi dirinya dalam menjalankan fungsi sebagai anggota DPR RI. (@).


















































