CV Bintang Pratama Ancam Lapor ke Polda, Kejati, dan KPK, Tagihan Proyek Sumur DAK Subulussalam Belum Dibayar

ANTONI TINENDUNG

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:55 WIB

40232 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Subulussalam, teropongbarat.com. Persoalan pembayaran proyek pembangunan sumur dalam terlindungi di Kota Subulussalam kembali mencuat. CV Bintang Pratama mengaku hingga Juli 2026 belum menerima pembayaran atas dua paket pekerjaan yang telah selesai dikerjakan dan dimanfaatkan masyarakat.

Dalam surat bernomor 02/BP/VI/2026 tertanggal 2 Juli 2026 yang ditujukan kepada Wali Kota Subulussalam, perusahaan tersebut menyatakan telah menyelesaikan pembangunan Sumur Dalam Terlindungi Desa Penuntungan dan Desa Lae Motong, Kecamatan Penanggalan. Kedua proyek itu dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada 21 Mei 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga memasuki Juli 2026, pihak kontraktor mengaku belum menerima pembayaran dari Pemerintah Kota Subulussalam. Mereka bahkan menduga telah terjadi penyimpangan terhadap penggunaan dana yang sebelumnya telah dialokasikan pemerintah pusat untuk membiayai pekerjaan tersebut.

“Kami meyakini sangat kuat bahwa pihak Pemerintah Kota Subulussalam telah melakukan penyelewengan penggunaan sumber dana yang sudah disediakan oleh Pemerintah Pusat (DAK Tahun Anggaran 2024) untuk pembayaran pekerjaan dimaksud,” tulis CV Bintang Pratama dalam surat tersebut.

Perusahaan juga memberikan peringatan keras kepada Pemerintah Kota Subulussalam. Apabila pembayaran tidak diselesaikan pada Tahun Anggaran 2026, mereka menyatakan akan membawa persoalan itu ke aparat penegak hukum.

Laporan tersebut rencananya akan disampaikan kepada Polda Aceh, Kejaksaan Tinggi Aceh, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan dugaan adanya penyalahgunaan sumber dana DAK.
Kasus ini berpotensi menjadi perhatian serius karena menyangkut penggunaan dana transfer pemerintah pusat yang semestinya digunakan untuk membayar pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Subulussalam terkait alasan belum dibayarkannya proyek tersebut maupun tanggapan atas tudingan yang disampaikan oleh pihak kontraktor. Berdasarkan asas keberimbangan, pemerintah memiliki kesempatan memberikan klarifikasi atau hak jawab atas persoalan ini.(@).

Berita Terkait

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional
Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo
PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji
89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah
90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah
Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB
Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan
TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:32 WIB

DPAC RANUYOSO GELAR MUSYAWARAH PENGURUS, USUNG TEMA MAJHENG DHEJEH SOLID, BERAKHLAK, DAN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB