Di Duga Proyek Irigasi P3A Aceh Tenggara Jadi Lahan Korupsi Berkedok Swakelola

REDAKSI GAYO LUES

- Redaksi

Selasa, 7 November 2023 - 17:13 WIB

40758 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane|- Pekerjaan proyek jaringan irigasi perkumpulan petani pemakai air (P3A) yang ada tersebar didesa Aceh Tenggara,diduga kuat dikuasai oleh oknum tertentu dan pelaksanaan-nya diduga “menyimpang dari perencanaan kegiatan”.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan tersebut berdasarkan hasil investigasi ini dilokasi kegiatan dan hasilnya, sangat mengecewakan dan cenderung dikerjakan secara asal jadi.

Disinyalir pelaksanaan kerja konstruksi bangunan jaringan irigasi P3A Aceh Tenggara tidak sesuai dengan perencanaan-nya. ‘pasalnya pada bagian pasangan batu pondasi irigasi sebagian disandarkan dipohon dan dugaan bukan pasangan batu melainkan batu bersusun.

 

Kendati demikian,oknum ketua kelompok perkumpulan petani pemakai air (P3A) Aceh Tenggara yang tidak mau di sebutkan nama nya yang seharusnya menjadi swakelola telah memberikan keterangan mengejutkan saat ditemuai oleh wartawan baru-baru ini dikediaman-nya.

 

Pekerjaan irigasi P3A berkedok swakelola/hanya dijadikan tameng, oknum ketua kelompok membenarkan hal tersebut, iya dana yang cair tetap melalui Nomor rekening ketua kelompok P3A lalu diberikan kepada salah satu menguasai pekerjaan Di harapkan kepada APH kejati dan Polda Aceh Serius mendalami kasus besar ini,agar kedepan tidak lagi bermoduskan swakelola”tuturnya

ironisnya, bahkan saat penyerahan berkas bahwa pekerjaan sudah selesai kami di panggil ke suatu tempat kalau tidak salah kelokasi kolam Desa Lawe Pangkat kecamatan Deleng Pokhkisen kabupaten Aceh Tenggara.di paksa bawa matre 10.000 dan stempel kepala Desa.

 

Beberapa paket kegiatan P3A didesa Aceh Tenggara, termasuk kelompok saya dan semua kegiatan pekerjaan yang brekedok swakelola semua dana dipegang oleh oknum tertentu, tapi melalui rekening kelompok, ungkap Sumber tersebut.(Masir)

Berita Terkait

IDI Aceh Tenggara dan Bapelkes Aceh Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal untuk Tingkatkan Kompetensi Dokter
Tuding Aset Desa Hilang, Pelapor Justru Dituding Siapkan Rp3 Juta untuk Menyerang PJ Pengulu Kute Buluh
Tiga Pria Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, Sabu dan Alat Hisap Disita
Polsek Bukit Tusam Gencarkan Edukasi Pencegahan Karhutla, Warga Diajak Kelola Lahan Tanpa Pembakaran
Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti
24 Mei 2026, BPJN 3.5 Fokus Bersihkan Sedimen Keras di Jalan Nasional Aceh Tenggara–Medan
Material Lumpur di Jalan Nasional Aceh Tenggara–Medan Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Pastikan Jalur Aman
Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 14:12 WIB

Dinilai Tebang Pilih, Acara Parade Combodug Pemkab Sampang Menuai Kontroversi Publik

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:43 WIB

Bupati Aceh Singkil Pimpin Apel Perdana Paska Libur Idul Fitri di Kantor Setdakab Aceh Singkil

Sabtu, 29 November 2025 - 08:11 WIB

Akses Lagan–Pagindar Terputus, BPBD Pakpak Bharat Gerak Cepat Tangani 41 Titik Longsor

Rabu, 26 November 2025 - 14:57 WIB

Pemerintah Pusat Telah Mencairkan BLT Kesra Rp 900 Ribu di Bulan November 2025

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 07:06 WIB

Diberhentikan Sepihak, Tindakan Pj Kades Nepa Diduga Sarat Politis, Perangkat Desa Berhak Mendapatkan Perlindungan Hukum

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 06:47 WIB

Push Your Limit Ujar Bupati Pakpak Bharat Kepada Calon Paskibraka Kabupaten

Rabu, 16 Juli 2025 - 01:14 WIB

High Level Meeting Forum Investasi Jawa Timur, Bupati Berharap Percepatan Pemulihan Ekonomi Sampang

Jumat, 11 Juli 2025 - 18:20 WIB

SDN Bunten Barat 1 Disegel Ahli Waris, Berakhir Mediasi

Berita Terbaru