Gawat..GMPS Melakukan Aksi Damai di Kantor KIP Aceh Minta Evaluasi KIP Subulussalam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 26 September 2024 - 14:46 WIB

40325 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, teropongbarat.co. Dianggap putusan KIP Subulussalam tidak netral, Gerakan Mahasiswa Pemuda Subulussalam melakukan aksi damai dikantor KIP ACEH.( 26/09/2024).

GMPS meminta agar KIP Aceh untuk memberhentikan komisioner KIP Subulussalam dan mengambil alih KIP Subulussalam yaitu asmiadi dimana sebagai komisioner KIP Subulussalam, KIP Subulussalam dipenyampaian orasinya banyak melakukan kejanggalan dan keputusan yang sangat kontroversi sehingga banyak terjadi kericuhan dan KIP Aceh juga merespon dengan baik dan menyambut GMPS saat melakukan aksi.

Dimana pada aksi tersebut KIP Aceh menjelaskan bahwa tim dari KIP Aceh telah mempelajari kronologi yang terjadi di kota Subulussalam tentang pilkada yang terjadi saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KIP Aceh menyampaikan ” bahwa tim dari KIP Aceh juga telah turun ke Subulussalam untuk mengevaluasi kelapangan secara langsung.

“Yang dimana KIP Aceh mengutus 2 orang bagian KIP yaitu ketua dan Pak Saiful dan devisi teknis yaitu Bapak Sahyuni yang bertanggung jawab penuh terhadap pencalonan dan Langsung berangkat ke Kota Subulussalam pada malam tersebut”.

Ansari Bako selaku korlap pada aksi tersebut bertanya kepada pihak KIP Aceh apa sangsi yang akan di berikan oleh pihak KIP Aceh kepada Komisioner KIP Subulussalam
Dan pihak KIP memberikan saran untuk menyurati pihak (DKPP)

Ansari selaku korlap pada aksi tersebut menegaskan akan menyurati pihak (DKPP) dan panwaslih. //**

Berita Terkait

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah
Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak
Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat
Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru