H. Muhammad Amru dan Para Senior Wartawan Hadir dalam Pra Kongres PWI, Suasana Khidmat dan Penuh Persatuan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:10 WIB

40109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Satu hari menjelang pemilihan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) periode 2025-2030, tahapan pra kongres yang digelar di Gedung BPPTIK, Kementerian Komunikasi dan Digital, Cikarang, Kabupaten Bekasi, menjadi momen bersejarah bagi para insan pers. Acara ini tidak hanya sekadar persiapan administratif, tetapi juga menjadi simbol kuatnya integritas, persatuan, dan penghormatan terhadap tokoh-tokoh senior PWI.

Pra kongres dibuka secara resmi oleh Ketua Organizing Committee (OC) Marthen Selamet Susanto. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan komitmen moral seluruh panitia dan peserta. “Malam ini kita bisa memulai pra kongres dengan suasana penuh kebersamaan. Semua persiapan panitia telah rampung dan kami berkomitmen memastikan kongres berjalan tertib, demokratis, serta menjunjung tinggi integritas,” ujarnya.

Suasana khidmat tercipta ketika seluruh peserta membacakan Al-Fatihah untuk mengenang almarhum Wina Armada Sukardi, tokoh senior PWI yang pernah menjadi pengurus pusat dan anggota Steering Committee Panitia Kongres PWI Persatuan 2025. Doa bersama ini menjadi pengingat akan jasa para pendahulu dalam menjaga marwah organisasi dan menegakkan etika jurnalistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momentum ini juga menjadi panggung bagi penandatanganan pakta integritas, sebuah komitmen moral yang menegaskan prinsip kejujuran, keadilan, dan martabat dalam penyelenggaraan kongres. Penandatanganan diawali oleh jajaran Steering Committee, termasuk Zulkifli Gani Ottoh, IGMB Dwikora Putra, Totok Suryanto, Lutfi L Hakim, Zacky Antony, Marah Sakti Siregar, dan Diapari Sibatangkayu.

“Pakta integritas ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, tapi komitmen moral kita semua untuk menjaga marwah organisasi. Kongres harus berlangsung jujur, adil, dan bermartabat,” tegas Ketua SC Zulkifli Gani Ottoh.

Tidak hanya SC dan OC, para ketua PWI provinsi se-Indonesia serta calon Ketua Umum Akhmad Munir dan Hendry Ch. Bangun, beserta calon Ketua Dewan Kehormatan Atal S. Depari dan Sihono, turut menandatangani pakta tersebut. Momen ini menegaskan tekad seluruh peserta untuk menjaga transparansi, demokrasi, dan akuntabilitas kongres.

Kehadiran para wartawan senior menambah makna tersendiri. Salah satunya H. M. Amru, mantan reporter Serambi pada era 1990-an, tetap setia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. “Saya ingin memastikan generasi muda tetap mengedepankan integritas dalam menjalankan profesi jurnalistik,” ujar Amru, yang disambut hangat oleh peserta lain.

Pra kongres ditutup dengan deklarasi yang dibacakan oleh SC Totok Suryanto, menegaskan komitmen seluruh peserta untuk menjaga integritas, persatuan, dan kelancaran Kongres PWI 2025. Dengan selesainya pra kongres, PWI siap melangkah ke tahapan puncak pada Sabtu (30/8/2025), mulai dari sidang pleno, penyampaian visi-misi calon, hingga pemilihan Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan.

Momentum pra kongres ini menegaskan bahwa PWI tetap menjadi organisasi yang kokoh, tidak hanya sebagai wadah profesi, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai etika, persatuan, dan profesionalisme wartawan di Indonesia. Suasana khidmat, komitmen moral, dan kehadiran para senior seperti H. M. Amru menjadikan kongres ini lebih dari sekadar pemilihan kepemimpinan—tetapi juga refleksi perjalanan panjang pers Indonesia. (RED)

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.
Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:12 WIB

DPD APPSI Tebo Melakukan Konsolidasi , Membangun Kekuatan Pedagang Pasar untuk Ekonomi Daerah yang Lebih Maju

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:26 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:12 WIB

Babinsa Pos Ramil tripa makmur Melaksanakan Komunikasi Sosial Bersama Masyarakat Di Desa Binaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:11 WIB

Lepas Sambut Danyonif 100/PS, Bupati Langkat H.Syah Afandin Apresiasi Dedikasi Letkol Infanteri Agus.M.Rangkuti

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:49 WIB

Dana Swadaya 0,5 Ha, AKP Era Maifo: Sinergi Polri-Petani Kunci Ketahanan Pangan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:33 WIB

Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:27 WIB

Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:38 WIB

3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak

Berita Terbaru