Ibu Tersangka Kasus Penganiayaan di Dairi Minta Kapolri Evaluasi Kapolres, Soroti Dugaan Ketimpangan Penanganan Perkara

Hyskia Satria Purba

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:51 WIB

4084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAIRI || Teropongbarat.com– Penanganan perkara dugaan penganiayaan yang menjerat seorang anggota Bhayangkari Polres Dairi menjadi sorotan. Keluarga tersangka meminta pimpinan Polri melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran Polres Dairi karena menilai proses hukum yang berjalan tidak mencerminkan rasa keadilan.

 

Permintaan tersebut disampaikan Mariani Boru Manik, ibu kandung Cut Ade Mutia (CAM), yang mengaku kecewa atas penanganan kasus yang menimpa putrinya. Dalam keterangannya kepada awak media, Minggu, ia meminta Presiden RI Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI, Pangdam I/Bukit Barisan, dan Kapolda Sumatera Utara memberikan perhatian terhadap perkara tersebut, termasuk mengevaluasi Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan beserta jajaran penyidik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Mariani, perkara bermula dari perselisihan yang terjadi di Pusat Pasar Sidikalang saat putrinya membantu mertua berjualan. Insiden itu kemudian berujung saling melapor ke pihak kepolisian.

 

Ia menjelaskan, dalam waktu kurang dari satu pekan setelah laporan dibuat, putrinya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Dairi. CAM dijerat dengan Pasal 466 Ayat (2) KUHP terkait dugaan penganiayaan berat setelah pelapor mengalami luka sobek pada jari yang disebut akibat tergigit dan memerlukan tindakan medis berupa jahitan.

 

Mariani mengungkapkan bahwa keluarga sempat menempuh penyelesaian secara kekeluargaan melalui mediasi. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena, menurutnya, pihak pelapor meminta ganti rugi sebesar Rp250 juta.

 

Permintaan tersebut dinilai memberatkan keluarga. Mariani yang mengaku tengah menderita stroke mengatakan selama ini dirinya dirawat oleh putrinya, sehingga penahanan CAM memberikan dampak besar terhadap kondisi keluarganya.

 

Selain mediasi, keluarga juga mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Bahkan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Kabupaten Dairi disebut bersedia menjadi penjamin. Namun, menurut Mariani, permohonan tersebut belum dikabulkan.

 

Mariani juga menyampaikan bahwa laporan yang dibuat putrinya terhadap pihak lain telah memasuki tahap penetapan tersangka. Meski demikian, menurutnya, hingga kini belum dilakukan penahanan terhadap pihak tersebut. Kondisi itu membuat keluarga menilai terdapat perbedaan perlakuan dalam penanganan kedua perkara yang saling berkaitan.

 

Sebagai seorang janda Warakawuri TNI Angkatan Darat, Mariani berharap proses hukum dapat berjalan secara objektif, transparan, dan tanpa perlakuan yang berbeda terhadap para pihak.

 

“Kami hanya menginginkan keadilan. Biarlah hukum ditegakkan secara profesional tanpa tebang pilih,” ujarnya.

 

Keluarga juga meminta pimpinan Polri melakukan evaluasi terhadap penanganan perkara di Polres Dairi agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tetap terjaga.

 

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan terkait pernyataan pihak keluarga tersebut.

(Kia)

Berita Terkait

SUKARAMAI URUK: WAJAH GERBANG YANG KEHAUSAN
Rekonstruksi Kasus Perkelahian Dua IRT di Pasar Sidikalang, Kuasa Hukum Tersangka Soroti Perbedaan Bukti CCTV dan Keterangan Saksi
Keran Tersumbat Itu Terbuka Lagi: Tahun 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Musik Pakpak
4 Bukti Sejarah yang Menguatkan Hipotesis Asal-Usul Suku Pakpak dari India
Babinsa dan Lurah Sidiangkat Pimpin Gotong Royong Bersihkan Badan Jalan Sepanjang 1 Km
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Temu Pisah Kajari Dairi
Pemkab Pakpak Bharat dan KPK Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi Lewat MCSP
SMP Negeri 1 Salak Rayakan Sumpah Pemuda Dengan Semangat Keberagaman Budaya

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:55 WIB

Gelar Murenbangdes RKPD 2027 ,Desa Lau Mulgap Dipuji Camat Atas Capaian PBB Over Target

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Diwakili Kabag Ops, Polres Batu Bara Gelar Police Goes To School di Madrasah Yayasan Cipta Simpang Dolok

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tekan Angka Kecelakaan Remaja, Satlantas Polres Langkat Edukasi Pelajar SMPN 5 Stabat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Advokat Melayu Bersatu Dukung Ricky Anthony Mengkritik Sikap Arogan Bobby Nasution

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dukung Keberanian Ricky Anthony Kritik Gubernur Sumut,PERMADA : Jaga Wibawa Legislatif

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Demi Wujudkan Generasi Emas, Dewan Pendidikan Sampang Berkunjung ke Basic English Brilliant

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:22 WIB

Satu Tanjak Satu Semangat, Kapolres dan LAMR Meranti Eratkan Silaturahim

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:29 WIB

Resmi Dilantik DPK LSM GMAS Secanggang Siap Jadi Mitra Kritis dan Benteng Keadilan Warga

Berita Terbaru