Kutacane, Teropong Barat Com,-| Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menggelar Kontes Durian Lokal edisi kedua di Lapangan Pemuda Babussalam,Aceh Tenggara Minggu (26/7)2026.
Pada ajang yang menawarkan total hadiah Rp50 juta ini sekaligus menjadi sarana promosi, pelestarian, dan penguatan ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan, namun di media sosmed banyak komen miring uang senilai itu masih banyak manfaat lebih objektif bermanfaat kepada warga Agara seperti perbaikan jalan,dan jembatan rusak.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya bahwa Puluhan petani dari berbagai kecamatan membawa durian terbaiknya untuk dinilai juri profesional, termasuk ahli durian dari Malaysia, berdasarkan kriteria rasa, aroma, tekstur, ketebalan daging, warna, hingga bentuk buah. Kegiatan ini disambut antusiasme tinggi masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.
Sementara itu Pemda Aceh Tenggara Gelar Kontes Durian Lokal Ke-2, Hadirkan Pengusaha Medan Buka Akses Pasar
Penyelenggaraan yang juga merangkai rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini resmi dibuka Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry, SE, MM. Hadir pula Ketua TP PKK Ny. Hj. Nurjannah Fakhry, Sekretaris Daerah, unsur Muspida, jajaran kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP.
Khusus tahun ini, panitia menghadirkan pemilik Ucok Durian Medan dan Bolang Durian Medan. Kehadiran keduanya menjadi jembatan strategis agar durian lokal Aceh Tenggara memperoleh akses pemasaran yang lebih luas, dan berkelanjutan.
Bupati HM Salim Fakhry memaparkan ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan pintu masuk kemitraan usaha nyata bagi petani.ucapnya.

Oleh karena itu,“Kami undang pelaku usaha besar agar durian Aceh Tenggara dikenal luas dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Harapannya, Ucok Durian maupun Bolang Durian bisa bekerja sama langsung dengan petani lokal,” ucapnya.
Dalam bingkai acara ini juga Dandim 0108/Aceh Tenggara Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., mengapresiasi langkah ini sekaligus menyatakan kesiapan mendukung penuh upaya yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat.paparnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Aceh Ir. Azanuddin Kurnia menilai kegiatan ini langkah strategis memperkenalkan kekayaan plasma nutfah durian Aceh.
Lebih lanjut bahwa acara ini,“Sinergi pemerintah, petani, dan pelaku usaha adalah kunci agar komoditas ini makin berdaya saing dan menyerap hasil panen secara berkelanjutan,” ucap plt.Kadis Pertanian Aceh itu.
Selain kontes ini juga terselenggara pula pasar murah, dan pameran produk UMKM berbasis olahan durian. Pemkab berharap durian lokal Aceh Tenggara makin dikenal sebagai komoditas unggulan nasional yang membawa dampak ekonomi, dan pariwisata daerah, ucap Bupati Agara ini saat tinjau pasar umkm tersebut, akan tetapi dari kegiatan tersebut banyak keritikan tajam di media sosmed alasan mereka bervariasi masih banyak kegiatan lebih objektif kepentingan jantung ekonomi warga Agara seperti perbaikan jalan jembatan rusak akibat banjir dulu. (sadikin)













































